Jelang Arsenal VS City, Guardiola Puji Sanchez

Jelang Arsenal VS City, Guardiola Puji Sanchez

Pelatih Manchester City, Josep Guardiola memberikan pujian kepada penyerang Arsenal, Alexis Sanchez. Guardiola menilai jika Sanchez nyaris berada di level yang sama dengan Lionel Messi. Pujian tersebut diuangkapkan oleh Guardiola jelang duel More »

Rashford Yang Sedang Haus Gol

Rashford Yang Sedang Haus Gol

Penyerang Manchester United, Marcus Rashford kini sedang bagus-bagusnya. Penyerang berusia 19 tahun itu seperti ketagihan membobol gawang lawan. United meraih kemenangan dengan skor 2 – 1 saat berhadapan dengan Anderlecht di putaran More »

Pertama Kalinya Sejak 115 Tahun, Brighton Promosi Ke Premier League

Pertama Kalinya Sejak 115 Tahun, Brighton Promosi Ke Premier League

Brighton & Hove Albion F.C menjadi klub pertama yang berhak naik kelas ke Pemier League 2017/2018. Dibentuk pada 115 tahun silam, klub ini sempat berada dalam masa sulit sampai-sampai harus menjual kandangnya More »

Courotis Absen, Chelsea Digilas MU 2 – 0

Courotis Absen, Chelsea Digilas MU 2 – 0

Absennya Thibaut Courtois dinilai sebagai salah satu penyebab Chelsea dikalahkan oleh Manchester United. Pertanyaannya, kenapa kiper Belgia itu absen? Chelsea dipermalukan 2 gol tanpa balas oleh MU saat bertanding di Old Trafford, More »

Liverpool Akan Fokus Dengan Penampilan Sendiri, Bukan Tim Lain

Liverpool Akan Fokus Dengan Penampilan Sendiri, Bukan Tim Lain

Liverpool masih bersaing untuk finis di posisi empat besar demi mendapatkan tiket Liga Champions musim depan. Sang gelandang, James Milner yakin jika The Reds tidak akan mengandalkan hasil yang diperoleh tim lain More »

 

Jelang Arsenal VS City, Guardiola Puji Sanchez

Alexis Sanchez Guardiola

Pelatih Manchester City, Josep Guardiola memberikan pujian kepada penyerang Arsenal, Alexis Sanchez. Guardiola menilai jika Sanchez nyaris berada di level yang sama dengan Lionel Messi. Pujian tersebut diuangkapkan oleh Guardiola jelang duel kedua tim.

City akan beradu kekuatan dengan Arsenal dalam partai semifinal Piala FA, Minggu (23 April 2017). Pemenang dalam pertandingan ini akan bertemu dengan Chelsea di babak final. Di pertandingan semalam, Chelsea yang duluan memastikan satu kursi di babak final usai mengalahkan Tottenham Hotspurs 4 – 2.

“Bagaimana klub-klub besar meningkatkan kekuatan mereka? Tentu saja dengan pemain-pemain yang lebih baik. Jadi tentu saja klub-klub di seluruh dunia tahu bagaimana situasinya,” ungkap Guardiola seperti yang dilansir dari Soccerway.

“Ketika pemain-pemain top datang ke Barcelona, mereka sudah tahu dimana level Lionel Messi. Tapi menurut saya Alexis cuma satu tingkat di bawah Leo. Alexis adalah pemain yang amat luar biasa dan saya senang melihat permainannya bersama Arsenal sejauh ini, apalagi dengan gol-golnya.

Masa depan Alexis Sanchez bersama The Gunners sendiri sedang menjadi spekulasi dalam beberapa waktu terakhir, dengan kontraknya sendiri akan habis pada pertengahan tahun 2018 dan sampai saat ini belum ada tanda-tanda dia akan memperbarui kontraknya.

Guardiola yang pernah menjadi manajer Alexis Sanchez semasa di Barcelona, dikabarkan sebagai salah satu pihak yang berminat untuk merekrut pemain yang musim ini sudah mencetak 23 gol di seluruh ajang kompetitif untuk Arsenal tersebut.

Gol paling anyar Alexis Sanchez membantu The Gunners menang 2 – 1 atas Middlesbrough akhir pekan kemarin. Guardiola menilai jika aksi semacam itulah yang membuat penyerang tim nasional Chile tersebut ada di level yang berbeda dari pemain lain.

“Pemain-pemain hebat melakukan hal-hal semacam itu, itulah yang menjadi pembeda antara Alexis dengan pemain-pemain kebanyakan. Dia adalah salah satu pemain yang sudah sampai pada level tersebut,” tutup Guardiola.

Rashford Yang Sedang Haus Gol

Marcus Rashford

Penyerang Manchester United, Marcus Rashford kini sedang bagus-bagusnya. Penyerang berusia 19 tahun itu seperti ketagihan membobol gawang lawan.

United meraih kemenangan dengan skor 2 – 1 saat berhadapan dengan Anderlecht di putaran kedua babak perempat final Liga Europa. Hasil bagus laga di Old Trafford, Jumat (21 April 2017) dini hari WIB itu didapatkan MU dengan susah payah.

Unggul lebih dulu melalui gol dari Henrikh Mkhitaryan, kedua tim melanjutkan pertandingan sampai ke babak perpanjangan waktu usai tim tamu menyamakan kedudukan melalui gol dari Sofiane Hanni.

The Red Devils yang tidak mampu memaksimalkan banyak peluang yang mereka dapat, akhirnya bisa mencetak gol. Ini merupakan gol perdana Rashford di kompetisi Eropa sejak tahun 2016 silam, yang sekaligus memastikan langkah mereka ke babak semifinal kasta kedua kompetisi antarklub Eropa itu.

Dengan golnya ke gawang Anderlecht kali ini, Rashford menunjukkan bahwa dirinya sedang ada di puncak performa dengan catatan tiga gol dalam empat penampilan di seluruh ajang kompetitif.

Kontribusi yang diberikan oleh Rashford akan penting untuk The Red Devils, menyusul cedera yang dialami oleh Zlatan Ibrahimovic pada akhir pertandingan dinihari tadi.

Rashford sejauh ini sudah mencetak setidaknya 10 gol di seluruh ajang kompetitif bersama United, atau tinggal berjarak dua gol dari catatan golnya musim lalu. Pada musim ini, Rashford juga sudah menyumbangkan sebanyak lima assist.

“Yang bisa Anda lakukan adalah terus bekerja keras dan akhirnya kami berhasil mewujudkannya. Pada akhir babak kedua, kami semua terus menekan sebagai sebuah tim dan menahan mereka di lini belakang. Itu merupakan permainan yang dibutuhkan saat itu,” kata Rashford seperti yang dilansir dari BT Sport.

“Kami akan bekerja keras sampai akhir. Kami mendapatkan banyak kesempatan di mana kami bisa mencetak banyak gol, tapi pada akhirnya pertandingan seperti ini memang terjadi. Kami menciptakan gol pada akhirnya dan semua orang merasa bahagia,” imbuhnya.

Barca Wajib Menangkan El Clasico Demi Neymar

Barca

Neymar dipastikan tidak akan memperkuat Barcelona saat berlaga di El Clasico akhir pekan ini. Mengalahkan Real Madrid menjadi kewajiban Barcelona agar bisa memberi hadiah bagi Neymar.

Neymar harus menjalani hukuman larang bertading di 3 pertandingan karena aksi tepuk tangannya saat Barca dikalahkan 0 – 2 dari Malaga beberapa waktu lalu. Skorsing itulah yang membuat Neymar akan absen kala Barca berhadapan dengan Madrid di Santiago Bernabeu Minggu 24 April 2017 mendatang.

Kehilangan Neymar tentu merupakan sebuah kerugian untuk Barca mengingat dia adalah salah satu pemain andalan di lini depan bersama Lionel Messi dan Luis Suarez. Apalagi Barca butuh kemenangan demi menjaga persaingan juara dengan Madrid.

Walaupun demikian, gelandang Barca, Ivan Rakitic tidak khawatir dengan persoalan absennya Neymar mengingat Barca masih punya segudang pemain berkualitas. Maka dari itu Barca pun wajib menang untuk menghibur duka Neymar yang sedang menjalani skorsing.

Apalagi tim raksasa Catalan ini baru saja tersingkir dari Liga Champions setelah menelan kekalahan secara agregat total 0 – 3 dari Juventus di babak perempat final.

“Saya rasa tidak perlu menjelaskan lagi bahwa Neymar adalah salah satu pemain kami yang paling penting,” ungkap Ivan Rakitic seperti yang dilansir dari Soccerway.

“Memang skorsing Neymar itu sangat merugikan kami, tapi memang seperti itulah. Kami harus paham dengan situasi ini dan berusaha bangkit secepatnya,” sambungnya.

“Kami akan meraih kemenangan dengan ataupun tanpa Neymar. Tentu saja pertandingan akan terasa lebih mudah ketika ada dia, karena dia adalah salah satu dari tiga penyerang terbaik dunia,” sambungnya.

“Kami sangat optimis karena kami punya tim yang sangat kuat dan solid. Kami ingin menunjukkan kepada Neymar bahwa tanpa dia, kami tetap tangguh dan semoga saja bisa memberikan kemenangan untuknya,” tutupnya.

Dengan absennya Neymar, Barca sepertinya akan memainkan Paco Alcacer sebagai starter. Pemain asal Spanyol itu hanya mampu membuat empat gol di La Liga musim ini. Salah satunya gawang ke markas Real Sociedad pekan lalu.

Pertama Kalinya Sejak 115 Tahun, Brighton Promosi Ke Premier League

Brighton FC

Brighton & Hove Albion F.C menjadi klub pertama yang berhak naik kelas ke Pemier League 2017/2018. Dibentuk pada 115 tahun silam, klub ini sempat berada dalam masa sulit sampai-sampai harus menjual kandangnya untuk melunasi utang.

Brighton memastikan finis di posisi dua besar Divisi Championship usai menang lawan Wigan Athletic 2-1, Senin (17 April 2017) waktu setempat. Poin penuh dari laga itu mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen dengan perolehan 92 poin dari 43 laga.

Ini merupakan pertama kalinya Brighton lolos ke Premier League. Namun begitu mereka sempat berkompetisi di level teratas sepakbola Inggris (Divisi I) pada periode 1979 hingga 1983. Di tahun 1983, The Seagul ini lolos ke final Piala FA, namun dikalahkan oleh Manchester United.

Di musim yang sama Brighton harus terdegradasi, dan tak pernah lagi kembali ke level teratas sepakbola Inggris. Dari situ situasi mereka terus memburuk, dan bahkan harus menjalani periode paling suram pada 1990-an.

Manajemen yang buruk hampir membuat klub ini mengalami degradasi dari Football League ke Conference Division – tingkatan kelima sekaligus paling bawah di level sepakbola Inggris di tahun 1997 dan 1998.

Pada akhirnya, Brighton batal turun ke level 5 Liga Inggris setelah meraih serangkaian hasil bagus di akhir musim, termasuk hasil imbang 1 – 1 dengan Hereford United di pekan pamungkas yang menyelamatkan mereka dari ancaman degradasi.

Tidak hanya ancaman degradasi, Brighton juga mengalami kesulitan keuangan dan sampai berhutang dalam jumlah besar. Manajemen klub kemudian memutuskan menjual Stadion Goldstone Ground untuk membayar utang-utang klub.

Sempat menumpang di Priestfield Stadium milik Hereford United, dan kemudian pindah Withdean Stadium, kondisi Brighton perlahan-lahan mulai membaik. Pada musim 2001/2002 mereka jadi juara di Divisi 3, kemudian dilanjutkan dengan titel Divisi 2 semusim berselang.

Dalam periode 2012/2013, 2013/2014 dan 2015/2016 The Seagul selalu lolos ke playoff Championship. Namun nasib baik belum berpihak karena mereka selalu kalah. Baru di musim ini mereka berhak promosi, yang dapatkan dengan elegan karena jadi tim penghuni sebagai penghuni dua besar.

Courotis Absen, Chelsea Digilas MU 2 – 0

Thibaut Courtois

Absennya Thibaut Courtois dinilai sebagai salah satu penyebab Chelsea dikalahkan oleh Manchester United. Pertanyaannya, kenapa kiper Belgia itu absen?

Chelsea dipermalukan 2 gol tanpa balas oleh MU saat bertanding di Old Trafford, Minggu (16 April 2017). Marcus Rashford dan Ander Herrera menjadi pahlawan kemenangan United dan membobol gawang The Blues yang dikawal Asmir Begovic pada menit ke-7 dan 49.

Menghadapi The Red Devils, Chelsea membuat kejutan dengan tidak mengikutsertakan Courtois. Kiper nomor satu tim itu disebut-sebut mengalami cedera engkel setelah mengikuti kegiatan komersial bersama NBA pada hari Selasa lalu.

Media Standard mengabarkan jika Courtois mengalami cedera saat bermain basket berama beberapa rekan-rekannya di lapangan latihan Chelsea. Cedera itu diperoleh Courtois saat dia akan melakukan tembakan.

Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak manajemen Chelsea mengenai penyebab cedera Courtois. Demikian juga dengan Conte, yang tidak bersedia menjawab pertanyaan wartawan ketika disinggung soal itu. Apalagi, setelah timnya mengalami kekalahan ketika Courtois absen.

Selain Courtois, Marcos Alonso juga tidak dimainkan dalam pertandingan tersebut. Walaupun namanya masuk dalam daftar pemain yang dibawa Conte dan sempat menjalani pemanasan jelang pertandingan, dia akhirnya tidak jadi dimainkan.

Tanpa Alonso, Cesar Azpilicueta yang biasanya dimainkan di posisi tiga bek tengah digeser ke posisi wing back. Posisi Azpilicueta kemudian diisi oleh Kurt Zouma untuk berpasangan dengan Gary Cahill dan David Luiz.

“Anda tidak perlu tahu apa yang menyebabkan Thibaut Courtois cedera. Courtois jelas salah satu penjaga gawang terbaik di dunia, tapi kami juga memiliki Asmir Begovic dan saya yakin dia bisa bermain dengan bagus,” ungkap Conte saat ditanyai perihal cederanya Courtois.

Kekalahan atas MU membuat keunggulan Chelsea atas Tottenham Hotspur menjadi terkikis, yang sehari sebelumnya mengalahkan Bournemouth 4 gol tanpa balas di White Hart Lane. Kini The Blues mengoleksi 75 poin dari 32 laga, hanya unggul empat angka dari Tottenham di peringkat dua.

Chelsea selanjutnya akan berhadapan dengan Tottenham Hotspur di partai semifinal Piala FA pada hari Sabtu, 22 April 2017 di stadion Wembley.

Madrid Puji Kehebatan Neuer

Manuel Neuer

Real Madrid sebenarnya punya kesempatan untuk menang dengan skor lebih besar atas Bayern Munchen. Namun, ketangguhan Manuel Neuer di bawah mistar Bayern membuat El Real hanya bisa menang dengan skor 2 – 1.

Gawang yang dikawal Neuer memang kemasuk dua gol dalam laga putaran pertama babak perempatfinal Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (13 April 2017) dinihari WIB. Dia dua kali ditaklukkan oleh Cristiano Ronaldo di babak kedua.

Namun, penampilan kiper tim nasional Jerman itu tetap layak untuk diacungi jempol. Dalam statistik pertandingan yang dilansir oleh ESPN FC, mencatat dia melakukan 10 penyelamatan di sepanjang pertandingan.

Di babak pertama, Neuer menghalau bola sundulan daru Karim Benzema ke mistar, lalu mengamankan bola rebound. Setelah kemasukan gol pertama Ronaldo, penjaga gawang yang sekarang berusia 31 tahun tersebut secara luar biasa menghalau bola sundulan Gareth Bale.

Selanjutnya, Neuer juga berhasil menghalau tendangan dari Benzema dan Marco Asensio. ketika Ronaldo mengujinya dengan sebuah tembakan dari dalam kotak penalti, dia juga masih bisa menyelamatkan gawang Die Roten hanya dengan satu tangan.

Gawang Neuer akhirnya kebobolan lagi pada menit ke-77 melalui sontekan dari Ronaldo. Akan tetapi, tanpa kehadirannya, The Bavarians bisa saja akan kalah dengan skor telak.

“Saya pikir kalau tidak ada Manuel Neuer yang tampil sebaik itu, kami bisa mencetak gol lebih banyak lagi,” puji Ronaldo dalam sesi wawancara setelah pertandingan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Benzema dan Asensio, yang menyesalkan peluang-peluang Madrid yang berhasil dimentahkan oleh Neuer.

“Kami melakukan banyak tembakan, tapi mereka punya seorang penjaga gawang yang sangat hebat,” ungkap Benzema seperti yang dilansir dari situs resmi Real Madrid.

“Kami punya banyak peluang di babak kedua dan penjaga gawang mereka sangat luar biasa. Ini adalah hasil bagus dan kami harus bisa lolos di putaran kedua di Bernabeu,” ujar Asensio.

Real Madrid akan gantian menjamu Bayern Munchen di stadion Santiago Bernabeu pada partai putaran kedua babak perempatfinal pada pekan depan.

Liverpool Akan Fokus Dengan Penampilan Sendiri, Bukan Tim Lain

Liverpool

Liverpool masih bersaing untuk finis di posisi empat besar demi mendapatkan tiket Liga Champions musim depan. Sang gelandang, James Milner yakin jika The Reds tidak akan mengandalkan hasil yang diperoleh tim lain untuk bisa mencapainya.

Saat ini, Liverpool sedang dalam laju positif dengan tidak terkalahkan dalam enam pertandingan sehingga kini duduk di peringkat ketiga klasemen sementara dengan perolehan 63 poin. Namun begitu, Liverpool telah menjalani 32 pertandingan, jumlah laga yang lebih banyak ketimbang para rivalnya seperti Manchester City, Manchester United, dan Arsenal.

Akan tetapi, dengan sisa enam pertandingan sampai akhir musim ini, The Reds punya keuntungan. Tim asuhan Juergen Klopp itu setidaknya tidak akan berhadapan dengan tim-tim enam besar di sisa kompetisi.

Setelah berkunjung ke markas West Bromwich Albion pada akhir pekan ini, Liverpool selanjutnya akan berhadapan dengan Crystal Palace, Watford, Southampton, West Ham United, dan menutup musim 2016-17 dengan melawan Middlesbrough di Anfield. Milner pun optimis bahwa timnya bisa meraih hasil maksimal sampai akhir musim.

“Kami hanya fokus dengan posisi dan performa kami. Kami tidak berpikir soal penampilan dan hasil-hasil yang didapatkan oleh tim-tim rival,” lugas bek Liverpool itu seperti yang dilansir oleh Sky Sports.

“Kami sadar jika kalu kami melakukan pekerjaan kami di pertandingan sisa, maka hal itu sudah cukup bagi kami untuk bisa finis di posisi empat besar. Aku sangat yakin. Ini adalah soal bagaimana kami mengandalkan kekuatan kami sendiri.”

“Kami tidak ingin terpengaruh atau harus bimbang dengan hasil hasil yang didapatkan oleh tim-tim lain. Mudah-mudahan kami bisa mengatasi pekerjaan ini sendiri,” imbuh Milner.

Sebagai informasi, Liverpool akan mengarungi sisa musim ini tanpa dipekuat oleh Sadio Mane karena permain bersangkutan kini sedang cedera. Penyerang tim nasional Senegal itu telah terlibat dalam 18 gol Liverpool dalam 27 penampilannya di Premier League dengan sumbangan 13 gol dan lima assist.

Dikalahkan Crystal Palace, Arsenal Terancam

Arsenal

Baru saja mengakhiri laju buruknya di pekan lalu, Arsenal sekarang sudah kembali bertatap muka dengan kekalahan, dengan tim papan bawah pula. Sang manajer, Arsene Wenger mengaku jika situasinya saat ini sudah sangat mengkhawatirkan.

Arsenal ditaklukkan 3 gol tanpa balas dalam kunjungan ke markas Crystal Palace, pada hari Selasa (11 April 2017) dinihari WIB. Andros Townsend, Yohan Cabaye, dan Luka Milivojevic menjadi aktor yang mempermalukan The Gunners.

Kekalahan ini membawa Arsenal lagi-lagi berada dalam situasi negatif, setelah sempat bangkit dengan kemenangan 3 – 0 atas West Ham United di pekan lalu. Ini berarti The Walcott dan kawan-kawannya hanya menang sekali di lima partai Premier League terakhir, sementara menelan tiga kekalahan dan satu kali imbang.

Hasil itu juga menjadi pukulan telak dalam misi Arsenal masuk ke empat besar. Saat ini mereka tertahan di posisi enam klasemen dengan perolehan 54 poin dari 30 pertandingan, tertinggal tujuh poin dari Manchester City yang ada di peringkat empat yang merupakan batas zona Liga Champions.

Wenger merasa jika yang kali ini harus dikhawatirkan bukanlah mengenai masa depannya sebagai manajer The Gunners yang terancam, namun soal bagaimana timnya bisa dibuat tidak berkutik saat menghadapi tim papan bawah.

“Anda paham bahwa para pendukung kami sangat marah dengan kekalahan ini. Mereka datang ke sini dengan keinginan agar kami akan memenangi pertandingan,” kata Wenger kepada Sky Sports.

“Dalam setiap kekalahan pasti ada perasaan khawatir yang mendalam. Saya sudah menangani Arsenal lebih dari 1.100 pertandingan dan kami tidak terbiasa dengan itu.”

“Kali ini kekhawatiran yang kami rasakan sudah sangat besar. Sayangnya situasinya seperti itu dan kami harus merespons dengan sangat cepat dan tidak menerima ini.”

“Saya sangat kecewa dan berharap bisa segera membereskan persoalan ini. Malam ini kekhawatirannya bukan soal saya, melainkan fakta bahwa kami kalah di sebuah laga penting dan itu adalah kekhawatiran besar,” tutup Wenger.

Mourinho: MU Sukses Tanggapi Tekanan Tim Rival

Jose Mourinho

Manchester United merespon tekanan dari para rival dengan cara yang elegan, yakni dengan sebuah kemenangan dengan skor yang cukup telak. Secara keseluruhan, permainan MU di laga ini memuaskan sang manajer, Jose Mourinho.

MU meraih kemenangan tiga gol tanpa balas saat bertandang ke markas Sunderland, Minggu (9 April 2017) malam WIB. Pahlawan kemenangan United dalam pertandingan itu adalah Zlatan Ibrahimovic, Henrikh Mkhitaryan, dan Marcus Rashford.

MU sendiri sangat mendominasi permainan ini, dan juga terbantu dengan keunggulan jumlah pemain selama lebih dari separuh pertandingan. The Black Cats sudah bermain dengan 10 orang sejak Sebastian Larsson menerima kartu merah pada menit ke-43.

Tim asuhan Mourinho melakukan penguasaan bola sebesar 70,5%, melepaskan 18 percobaan dengan separuhnya mengarah tepat sasaran seperti yang dicatat whoscored. Sementara tim tuan rumah punya sembilan tembakan dan empat di antaranya mengarah sasaran.

Mourinho sendiri sangat puas dengan respons yang ditunjukkan oleh anak-anak asuhnya, mengingat seluruh tim rival meraih kemenangan sehari sebelumnya. Sehingga ada tuntutan untuk meraup tiga poin untuk menjaga peluang finis empat besar.

“Hasil pertandingan ini sangat bagus. Kami menahan hasil-hasil kemarin ketika Manchester City dan Liverpool menang. Mereka membuat kami berada di posisi antara dua pilihan, ‘Iya’ atau ‘Tidak’ dan kami menjawabnya dengan kata ‘Iya’,” ungkap Mourinho dikutip BBC.

“Kami memperoleh tiga poin dan itu adalah penampilan yang semputna. Ini adalah laga melawan tim yang nuansanya sedih, normal saja. Melawan tim yang sedih seperti ini, kalau Anda mencetak gol lebih dulu maka sulit bagi mereka untuk membalas.”

MU saat ini ada di peringkat lima klasemen sementara Premier League dengan perolehan 57 poin dari 30 laga, tertinggal enam angka dari Liverpool yang sudah bermain 32 kali dan empat poin di belakang Manchester City yang bermain 31 kali.

Costa Puasa Gol, Conte Santai Saja

Costa Conte

Sebagai seorang penyerang andalan Chelsea di musim ini, Diego Costa puasa gol dalam beberapa waktu belakangan ini. Namun, hal itu tidak membuat Antonio Conte selaku manajer The Blues merasa khawatir.

Costa masih berstatus sebagai top skorer Chelsea musim ini dengan torehan 17 gol di Premier League musim ini. Namun, striker tim nasional Spanyol itu hanya mencetak tiga gol dalam sepuluh pertandingan liga di sepanjang tahun 2017.

Terakhir kali Costa mencetak gol untuk tim London Barat ini adalah pada laga melawan West Ham United, awal Maret silam. Setelah itu, mantan penyerang Atletico Madrid itu puasa gol dalam tiga pertandingan Premier League dan satu laga Piala FA.

Conte sendiri tidak terlalu mempermasalahkan soal itu dan tetap menganggap Costa sebagai salah satu pemainnya yang paling penting. Dia juga menyatakan jika hal seperti ini bisa dialami oleh semua pemain sepakbola serta meyakini jika penyerang andalannya itu bisa segera menemukan kembali ketajamannya.

“Tugas utama dari seorang penyerang tentu saja adalah mencetak gol. Namun, saya pikir Diego Costa tahu bahwa dia merupakan pemain penting bagi kami, terlepas dari soal dia mencetak gol atau tidak,” ungkap Conte seperti yang dilansir dalam Sky Sports.

“Dia harus tetap pada komitmennya dan saya yakin bahwa gol-gol akan segera kembali kepadanya. Dia bermain bagus dan melakukan apa yang saya inginkan. Saya tidak khawatir soal ini,” katanya.

“Saya bicara dengan semua pemain saya jika saya tidak suka perilaku seorang pemain saya, bukan ketika dia tidak mencetak gol. Ini wajar terjadi. Dalam banyak situasi dia kurang beruntung. Namun, seorang pemain seperti Diego Costa bisa mencetak gol di setiap pertandingan dan saya yakin dia bisa melakukan ini,” kata Conte.