3 Alasan Mengapa Prancis Unggul Hadapi Belgia

Pada pagi dini hari tadi pukul 01.00 WIB, Belgia telah resmi menghentikan langkahnya di Piala Dunia 2018 setelah mengalami kekalahan terhadap Prancis. Tentu hal ini membuat kecewa para pendukungnya, setelah mereka menantikan kesempatan ini setelah 32 tahun mereka mencapai posisi yang sama di turnamen ini. Namun diketahui setidaknya ada tiga alasan mengapa Prancis mampu percaya diri menaklukkan tim Belgia yang berbakat, dan inilah dia.

Roberto Martinez gagal menemukan solusi pengganti Thomas Meunier

Bek sayap PSG itu telah dalam bentuk yang sangat baik untuk Belgia belakangan namun sayangnya ia tak bisa dimainkan lagi setelah koleksi kartu kuning yang dimilikinya. Terakhir kali ia mendapatkannya saat menghadapi Brasil di babak sebelumnya, sehingga ia tak bisa dimainkan di babak semifinal.

Thomas Meunier melakukan pelanggaran saat menghadapi Brasil di Piala Dunia 2018

Thomas Meunier melakukan pelanggaran saat menghadapi Brasil di Piala Dunia 2018

Banyak pihak mengharapkan Martinez akan merubah strateginya dengan empat bek namun pelatih Spanyol itu tetap bertahan dengan formasinya 3-4-3. Ia menempatkan Nacer Chadli di sayap sementara Mousa Dembele ditempatkannya di tengah. Tentu ada kejanggalan dan membuat para pemain bingung, namun Prancis memanfaatkan sepenuhnya ketidaknyamanan itu.

Pogba dan Kante membantu transisi serangan dengan mulus, memastikan bahwa lini tengah Belgia sering menemukan diri mereka dalam posisi yang tidak seharusnya. Cukup jelas terlihat bahwa Dembele sendiri melakukan performa yang cenderung buruk yang mengakibatkan kerugian tim nasnya.

Penggunaan Dries Mertens juga sudah terlambat dan banyak yang akan berpendapat bahwa bintang Napoli seharusnya memulai permainan, bukan setelah menghangatkan bangku cadangan. Terlihat ia tampak semakin berbahaya saat pertandingan hampir berakhir, walaupun pertahanan Prancis yang solid memastikan bahwa dirinya tidak bisa terhubung dengan umpan silangnya.

Prancis secara efektif menutup serangan Belgia

Didier Deschamps mengetahui bahwa pemain seperti Eden Hazard, Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku sangat mengesankan selama transisi menyerang. Mereka menggerakkan bola ke depan dengan begitu mudah dan nyaman sehingga hampir terlihat mudah. Karena itulah ia membuat timnya harus benar-benar menetralisir umpan apa pun yang bisa dimiliki oleh para bintang Belgia itu dalam pertandingan.

Belgia terlihat sering menemukan gelandang kreatifnya berjuang untuk memberikan umpan atau berusaha menembus pertahanan Prancis yang rapat. Dan setelah mereka memiliki bola, Prancis tak ingin melepaskannya  tanpa hasil akhir. Kante dan Pogba merasa relatif mudah untuk mempertahankan di posisinya, bahkan tak jarang umpan Belgia dipotong mereka.

Romelu Lukaku ditempel ketat oleh Raphaël Varane dan Samuel Umtiti di semi final Piala Dunia 2018

Romelu Lukaku ditempel ketat oleh Raphaël Varane dan Samuel Umtiti di semi final Piala Dunia 2018

Bisa dibilang lini belakang mereka, aman. Apalagi Varane dan Umtiti tidak menghadapi satu masalah ketika penyerang Belgia khususnya melalui Lukaku. Giroud, Griezmann dan Mbappe juga tanpa lelah untuk mundur menutupi rekan satu tim mereka, sehingga Belgia kesulitan untuk membalikkan keadaan.

Hugo Lloris berikan percaya diri lebih untuk timnya

Hugo lloris saat menyelamatkan gawangnya menghadapi Belgia di semifinal Piala Dunia 2018

Hugo lloris saat menyelamatkan gawangnya menghadapi Belgia di semifinal Piala Dunia 2018

Belgia tampak dominan dominan selama bagian awal permainan dan juga pada akhir menit ke 90, namun penjaga gawang Prancis itu, mampu menyelamatkannya dengan baik. Ia sempat mengatasi rekan setimnya di Tottenham Hotspur  yaitu Toby Alderweireld di menit ke-22 dengan diving spektakuler. Hal ini membuat timnya percaya diri secara perlahan-lahan. Terbutki di babak pertama Prancis rajin meluncurkan serangan. Walaupun di babak kedua Belgia mulai membalas serangan mereka, namun mereka mampu meredam serangan dengan baik.

Lloris yang juga sebagai kapten kesebelasan Prancis, mampu memimpin dari belakang, dan mampu membuat para beknya mengatur diri sendiri hingga pertahanannya kokoh. Dan sepertinya bukan saat ini saja Lloris telah menjadi tokoh kunci timnya melainkan di keseluruhan kampanye Piala Dunia mereka saat ini, hnya saja penampilan di semifinal, merupakan terbaik hingga saat ini.

Demikianlah tiga alasan mengapa Prancis mampu percaya diri menaklukkan tim Belgia yang dipenuhi oleh pemain berbakat pada pagi dini hari tadi pukul 01.00 WIB. Entah karena strategi Martinez gagal, atau pertahanan Prancis yang benar-benar solid, pada akhirnya Prancis yang maju ke babak final Piala Dunia 2018. Meskipun demikian, Belgia harus mempersiapkan diri menghadapi tim yang kalah antara Kroasia vs Inggris untuk memperebutkan posisi ketiga turnamen ini.