5 Pembelian Terbaik Yang Pernah Dilakukan Real Madrid

Real MadridReal Madrid merupakan salah satu klub yang jeli dalam urusan pembelian pemain. Walaupun terkadang terkesan buang-buang uang, tidak sedikit transfer yang mereka lakukan ternyata mengantarkan tim ini meraih kesuksesan besar.

Julukan Los Galacticos pun awalnya diberikan kepada Real Madrid karena merekrut pemain berlabel bintang. Dalam satu dekade terakhir, sudah tidak terhitung lagi berapa uang yang sudah mereka keluarkan untuk belanja pemain.

Namun, kebijakan itu juga tidak sia-sia. Pasalnya, El Real tetap meraih banyak trofi berkat kekuatan uang mereka. Bukti paling nyata adalah status Real Madrid sebagai tim yang paling banyak memenangkan trofi Liga Champions, yakni 11 trofi.

Dari sekian banyak pemain bintang yang didapatkan, sejumlah nama masuk dalam kategori pembelian terbaik. Berikut ini nama 5 pemain yang yang disebut sebagai pembelian terbaik Real Madrid.

Zinedine Zidane
Zinedine Zidane
Zinedine Zidane bisa dikatakan sebagai salah satu sosok yang paling beruntung dalam sejarah Madrid. Saat ini ia tengah mengukir kesuksesan sebagai pelatih. Sebelumnya, dia juga mencapai puncak kejayaannya dalam kariernya sebagai pemain saat memperkuat Real Madrid.

El Real merekut Zidane dari Juventus di bulan Agustus 2001 dengan biaya 62,48 juta poundsterling. Mahalnya harga Zidane adalah karena saat itu dia berhasil memenangkan enam gelar bersama La Vecchia Signora.

Hebatnya adalah, Zinedine Zidane kembali meneruskan kesuksesan bersama Real Madrid. Kontribusi pemain berkebangsaan Prancis ini untuk Madrid saat itu adalah satu gelar Liga Spanyol, dua Piala Super, satu Liga Champions, satu Piala Super Eropa, dan satu Piala Interkontinental. Secara keseluruhan, Zidane tampil dalam 235 pertandingan Madrid. Ia sukses menceploskan 49 gol dan menciptakan 57 assist.

Claude Makelele
Claude Makelele
Banyak yang heran dengan keputusan Real Madrid yang menjual Makelele pada musim panas 2003 ke Chelsea. Salah satu sosok yang mengkritik kebijakan El Real kala itu adalah Zidane sendiri.

Makelele mulai memperkuat Real Madrid sejak direkrut dari Celta Vigo pada Juli 2000. Walaupun hanya tiga musim merumput di Santiago Bernabeu, Makelele menunjukkan bahwa dirinya adalah gelandang bertahan terbaik yang pernah dimiliki Madrid.

Dia memiliki kelebihan untuk urusan mengalau serangan lawan. Berkat Makelele pula, gelandang bertahan menjadi peran yang sangat krusial untuk sebuah tim. Selepas kepergian Claude Makelele, Madrid kesulitan menemukan pengganti yang sepadan.

Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo
Nama Cristiano Ronaldo tentu saja harus dimasukkan dalam daftar ini. Walaupun menjadi salah satu pemain termahal yang direkrut Real Madrid, Ronaldo juga menjadi pemain yang tersukses Madrid dalam hal pencapaian pribadi maupun trofi.

Alasan utama Madrid merekrut Ronaldo dari Manchester United pada musim panas 2009 adalah karena Lionel Messi. Ya, El Real memang memerlukan sosok yang bisa menjadi pesaing kehebatan Messi di Barcelona. Jika melihat aksinya hingga kini, Ronaldo adalah jawaban yang tepat.

Kini, Cristiano Ronaldo sudah menyabet status sebagai topskorer Madrid sepanjang masa. Pemain asal Portugal itu sudah mengoleksi 385 gol dari 376 pertandingan. Bersama Madrid pula dia memenangkan tiga trofi Ballon d’Or.

Kontribusi yang paling nyata adalah mengantarkan El Real memenangkan tiga gelar Liga Champions, dua La Liga Spanyol, dua Copa del Rey, satu Piala Super Eropa, dan satu Piala Dunia Antarklub. Bahkan Ronaldo mengantarkan El Real memenangkan Liga Champions dua musim berturut-turut.

Alfredo Di Stefano
Alfredo Di Stefano
Alfredo Di Stefano bergabung dengan Real Madrid setelah memperkuat River Plate dan Millonarios. Bersama dua klub tersebut, ia memenangkan enam gelar liga. Ternyata, mulanya Di Stefano menandatangani kontrak di Barcelona sebelum ke Madrid pada 1953.

Sempat terjadi perselisihan di antara kedua kubu sampai akhirnya Federasi Sepak Bola Spanyol turun tangan. Kala itu, Federasi Sepak Bola Spanyol memberikan solusi unik di mana Di Stefano akan bermain di dua klub dalam waktu yang ditentukan.

Pada akhirnya, Barca menyerah dan membuat Di Stefano berstatus bebas transfer. Madrid pun mendapatkannya dengan cuma-cuma. Setelah hijrah, kehebatan pria yang meninggal dunia 7 Juli 2014 silam itu semakin tak terbendung. Dari total 396 pertandingan, Di Stefano mencetak 307 gol. Ia memenangkan delapan gelar La Liga, lima Liga Champions, satu Copa del Rey, dan satu Piala Interkontinental.

Luis Figo
Luis Figo
Tak bisa dipungkiri bahwa Luis Figo adalah salah satu pembelian paling kontroversial yang pernah dilakukan Real Madrid. Itu karena Figo dibeli oleh Real Madrid dari Barcelona. Adalah kecerdikan Florentino Perez yang menjadi kunci di balik kepindahan Figo pada musim panas 2000.

Saat itu, Madrid harus merogoh kocek hingga 60 juta poundsterling untuk mendatangkan Figo yang memenangkan dua gelar Liga Spanyol, dua Copa del Rey, dan satu Piala Super Eropa. Dicap sebagai pengkhianat, suporter Barca pun sampai melempar kepala babi kepada Figo ketika Real Madrid berlaga di laga El Clasico di Camp Nou.

Terlepas dari hal itu, perjuangan Perez terbukti sangat jitu karena Figo mampu menunjukkan kegemilangannya di Santiago Bernabeu. Dia tampil dalam 253 pertandingan, mencetak 61 gol, dan mengemas 43 assist. Kontribusinya menghasilkan dua gelar Liga Spanyol, satu Liga Champions, satu Piala Super Eropa, dan satu Piala Interkontinental.