Alasan City Akan Memenangkan Premier League Lagi

Manchester City telah berhasil meraih gelar juara Premier League setelah tiga tahun absen pada musim lalu, bahkan mereka  menyelesaikannya dengan unggul 19 poin dengan peringkat dibawahnya. Namun banyak yang meragukan apakah City bisa mendulang kembali kesuksesan mereka di musim depan. Tak perlu khawatir karena setidaknya ada tiga alasan Manchester City akan memenangkan Premier League lagi di musim depan, dan inilah dia.

3. Karena Pep Guardiola

Pelatih asal Spanyol tersebut memang mengalami kesulitan saat menjajaki kompetisi Premier League untuk pertama kalinya di musim 2016-17 lalu. Terbukti ia hanya meraih posisi ketiga dibawah Chelsea dan Tottenham Hotspur dan hampir terguling dengan Liverpool dan Arsenal jika mereka tak meraih tiga poin lebih unggul. Bahkan masa depannya sempat diragukan oleh banyak pihak.

Pep Guardiola akan membawa Manchester City ke era keemasan lagi

Pep Guardiola akan membawa Manchester City ke era keemasan lagi

Saat Anda mengambil alih sebuah klub, tentu Anda tidak mungkin berharap banyak meraih gelar pertama Anda terlebih seperti yang ada di Inggris. Namun Ia sudah menetapkan targetnya sendiri, mencapai 80 poin dalam sebuah musim. Pada akhir musim, City kurang 2 poin dari target itu.

Namun dengan kegagalan di musim pertama, Guardiola mencoba menerapkan filosofinya dengan efek penuh, membangun dasar dari pondasi yang kokoh kokoh dengan membeli pemain dengan jumlah lebih dari 255 juta poundsterling . Ia pun mengelola timnya dan menganalisis hasil pelatihannya. Dan itulah yang terlihat pada kampanye berikutnya dimana City terus memainkan sepakbola paling mengesankan dalam sejarah kompetisi.

Perekrutan Bernardo Silva,Ederson, Kyle Walker, Danilo, Benjamin Mendy dan Aymeric Laporte tak sia-sa. Ia mampu  mengkonversi daftar belanja yang bernilai lebih dari 255 juta poundsterling, menjadi Piala Premier League dan EFL Cup dan memecahkan rekor klub pencetak gol terbanyak serta memenangkan pertandingan secara beruntun terbanyak.

Diprediksi dengan ketajaman taktis Guardiola, metode pelatihan dan menganalisa lawan, City akan berpeluang besar untuk membuktikan dirinya di berbagai kompetisi domestik bahkan Internasional. Walaupun musim ini mereka hanya merekrut Riyad Mahrez dari Leicester City sebesar 60 juta poundsterling , dan rivalnya juga sedang merombak strategi bermainnya, namun tetap saja kekuatan City dan strategi Guardiola akan tetap menakutkan.

2. Pemain muda dan vitalitas

Manchester City tidak segan untuk merogoh kantongnya dalam jumlah besar demi kejayaan berupa piala di berbagai kompetisi. Terbukti investasi besar di klub dalam memperoleh talenta kelas dunia merupakan kunci keberhasilan mereka beberapa tahun kebelakang seperti Yaya Toure, David Silva, dan Sergio Aguero . Walaupun ditebus dengan jumlah besar, namun para pemain tersebut telah memiliki nama yang sudah dikenal sebelumnya.

Kevin de Bruyne dan Raheem Sterling, dua pemain muda yang menjadi andalan Manchester City

Kevin de Bruyne dan Raheem Sterling, dua pemain muda yang menjadi andalan Manchester City

Kini mereka mulai mencari cara yang cenderung lebih efektif, dimana mereka mencari bakat muda berbakat dan berkualitas namun tidak berpengalaman. Walaupun dengan harga mahal seperti Kevin de Bruyne dan Raheem Sterling yang menghabiskan lebih dari £ 100 juta, resiko itu bisa diminimalisir dengan seleksi pemain dan pengolahan sumber daya dari pelatih tersohor. Anda bisa melihat perubahan kebijakan ini dimana para pemain muda mulai menggeser pemain senior di City yang sudah menua.

Sebut saja John Stones, Kyle Walker, Leroy Sane, dan Gabriel Jesus, yang berusia rata-rata 25 tahun yang tampil mengesankan, dimana dengan stamina mereka dan kejelian untuk menerima masukan dari pelatih akan meningkatkan performa tim pada keseluruhan.

1. Pemain Inti tetap sama

Jika anda melihat Guardiola sering melakukan rotasi dilapangan, namun pada dasarnya inti permain mereka tetap sama. Vincent Kompany di lini belakang, Fernandinho di tengah, Silva menjadi penghubung dalam serangan, dan Sergio Aguero di depan. Hal ini sangat penting bagi kesuksesan klub, saat mereka memenangkan gelar pertama mereka pada tahun 2012 lalu.

Sergio Aguero Vincent Kompany dan fernandinho tetao pemain inti Manchester City

Sergio Aguero Vincent Kompany dan fernandinho tetao pemain inti Manchester City

Kompany memiliki pengalaman untuk menangani masalah pertahanan yang terdiri dari pemain muda, sementara kehadiran Fernandinho dan Silva memungkinkan orang-orang seperti Sterling dan Kevin de Bruyne untuk mengekspresikan diri mereka lebih jauh di atas lapangan.

Serigo Aguero juga memiliki peran yang tak jauh berbeda , dimana ia sangat penting bagi perkembangan pemain seperti Gabriel Jesus dan Leroy Sane. Jadi tidak hanya pemain senior yang menjadi pusat performa mereka yang luar biasa, namun mereka juga membimbing pemain muda untuk lebih berkembang. Hal ini akan menjadi penting saat generasi senior mengalihkan tugasnya kepada pemain muda di masa depan, dan City tetap kuat untuk beberapa tahun kedepan.

Aguero, sama, sangat penting bagi kemajuan yang disukai oleh Yesus dan Sane di langit biru untuk City. Tidak hanya orang-orang tua yang menjadi pusat pertunjukan yang luar biasa, mereka juga penting bagi pertumbuhan anak-anak. Ini akan menjadi penting ketika kita melihat pengalihan obor, terutama musim depan, dengan nama-nama yang sudah ada di samping menjelang akhir karier mereka.

Perpaduan sempurna antara pemain muda dan pemain pengalaman tidak diragukan lagi akan menempatkan mereka di posisi utama, untuk meniru keberhasilan kampanye sebelumnya, di musim berikutnya.

Demikianlah tiga alasan Manchester City akan memenangkan Premier League lagi di musim depan, walaupun pada dasarnya masih bisa dibahas lebih jauh lagi. Bagaimana menurut anda, mungkinkah kejayaan mereka akan berlangsung lama setidaknya di musim depan? Apakah ada peluang klub lain untuk merebut piala Premier League dari mereka? Kita tunggu sama-sama perjalanan City di musim depan.