Bukanlah ‘Separuh Musim’ Terbaik Barca

BarcaKeberhasilan Barcelona mengalahkan Real Sociedad membuat mereka menempati posisi puncak di paruh musim La Liga. Walaupun unggul sembilan poin dari tim penghuni peringkat dua, ini bukanlah paruh musim terbaik Barca.

Kebobolan dua gol lebih dulu, raksasa Catalan ini melakukan comeback dramatis untuk meraih kemenangan 4 – 2, Senin (15 Januari 2018) dinihari WIB. Kemenangan di Stadion Anoeta itu menjaga rekor tidak terkalahkan Barca di La Liga musim ini dan sekaligus membuat mereka semakin tak terkejar di puncak klasemen.

Setelah melewati 19 pertandingan, Barca mengumpulkan 51 poin hasil 16 kemenangan dan tiga kali imbang. Lionel Messi dan kawan-kawan unggul sembilan poin dari Atletico Madrid yang menempati posisi runner up.

Walaupun terlihat sangat meyakinkan dengan perolehan poin yang cukup banyak, musim ini bukanlah paruh musim terbaik Barcelona. Los Cules pernah dua kali punya statistik yang lebih oke ketimbang musim ini.

Ketika ditangani oleh Josep Guardiola pada musim 2010/2011, Barcelona menyudahi separuh kompetisi dengan koleksi 52 poin. Sementara rekor poin terbanyak setelah 19 pertandingan tercipta dua tahun setelahnya.

Di bawah asuhan mendiang Tito Vilanova, Barcelona mengumpulkan 55 poin di paruh pertama musim 2012/2013. Itu artinya Los Azulgrana hanya kehilangan dua poin.

Barcelona di musim itu meraih prestasi tertinggi di ajang La Liga dengan koleksi poin berjumlah 100. Unggul 15 poin di atas tim rival abadainya, Real Madrid yang menempati peringkat dua.

Tapi di musim itu, hanya gelar La Liga yang bisa didapatkan oleh Barca karena mereka kalah di Piala Super Spanyol dari Real Sociedad dan hanya menjadi semifinalis di Copa del Rey dan Liga Champions.