Cara Mencegah Messi Untuk Tidak Pensiun Dari Argentina

Setelah Argentina terhempas dari perempat final Piala Dunia 2018, ada kemungkinan pemain bintang mereka yaitu Lionel Messi akan segera memutuskan untuk pensiun dari timnasnya. Namun diketahui setidaknya ada tiga cara untuk membuat Argentina kembali perkasa yang mungkin akan menghentikan langkah Messi untuk pensiun dari Argentina dalam waktu dekat, dan inilah dia.

Mengganti Pelatih Utama

Untuk mengatasi tantangan yang mereka alami saat ini dan membangun kembali kedudukan mereka sebagai salah satu negara dengan kekuatan sepakbola yang paling ditakuti di dunia, Argentina akan perlu mengambil banyak langkah berani. Hal pertama yang harus mereka lakukan adalah menyingkirkan manajer mereka, Jorge Sampaoli.

Argentina harus melepaskan Jorge Sampaoli

Argentina harus melepaskan Jorge Sampaoli?

Sampaoli ditunjuk Argentina pada tahun 2017 dengan harapan memberikan masa depan yang lebih cerah untuk mereka, namun sayangnya dalam waktu setahun belakangan, ia tak mampu mewujudkannya, bahkan gagal menghasilkan dampak positif dengan mereka. Sebut saja saat di babak kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan dimana mereka beruntung karena meraih poin penuh saat menghadapi Ekuador, berkat hat-trick Messi. Mereka pun hampir kehilangan kesempatan masuk 16 besar, namun untungnya mereka berhasil setelah unggul menghadapi Nigeria.

Dengan banyak pemain bintang di tim nasional, cukup menggemaskan bahwa Sampaoli gagal memberikan hal positif, memberikan rasa kekhawatiran yang berlebih untuk para penggemarnya. Pelatih sebelumnya yaitu Alejandro Sabella berhasil mendapatkan yang terbaik dari skuad yang ada pada tahun 2014 dan menciptakan suasana yang baik sehingga pemain seperti Lionel Messi, Angel Di Maria dan Javier Mascherano berkembang lebih jauh, dimana hal ini gagal diraih oleh Sampaoli. Bahkan Ia pun sempat memimpin mereka ke final Piala Dunia di Brasil. Karena itulah keputusan untuk menggantikannya dengan manajer lain cukut tepat, jika mereka ingin lebih baik kedepannya.

Revitalisasi Skuad

Timnas Argentina yang telah lolos dari babak kualifikasi Piala Dunia 2018

Pemain Argentina manakah yang perlu di revitalisasi dalam waktu dekat?

Hal ini sangat perlu dilakukan, dimana beberapa pemain mereka saat ini telah memiliki usia yang mendekati masa pensiun. Mereka memiliki penurunan performa dan akan membuat performa tim menurun, seperti Javier Mascherano. Pemain berusia 33 tahun itu telah melewati puncaknya . dimana ia bermain cenderung lamban karena ia tidak mampu menyamai kecepatan pertandingan. Ia juga melakukan banyak pelanggaran yang tidak perlu.

Ia bisa digantikan oleh Eduardo Salvio yang masih memiliki banyak hal untuk ditawarkan. Sementara Willy Caballero merupakan kekecewaan besar di turnamen ini, ia pun harus diganti dengan yang lebih baik dan Sergi Romero atau Franco Armani sebagai cadangannya.

Mauro Icardi yang merupakan striker Inter Milan, sepertinya pantas untuk dimasukkan ke dalam tim sementara Lionel Messi bisa lebih kebawah, menjadi gelandang serang sehingga memberikan ruang untuk Paulo Dybala untuk bermain di sayap kanan.

Angel Di Maria, Ever Banega dan Nicolas Tagliafico cukup baik di Piala Dunia 2018 ini, dan mereka sepertinya bisa bisa dipertahankan sambil melihat performa Giovani Lo Celso, Christian Pavon, dan Federico Fazio di masa depan.

Melepaskan Beban Lionel Messi

Argentina harus Membagi beban Lionel Messi di masa depan

Argentina harus Membagi beban Lionel Messi di masa depan

Pada dasarnya, inilah letak permasalahan timnas Argentina dimana semua pihak mengharapkan Messi memberikan keajaiban memimpin Argentina seperti yang dilakukan Maradona pada tahun 1986. Tak salah dengan hal itu namun sepakbola bukanlah olahraga individu melainkan olahraga tim dimana kecemerlangan satu pemain bintang cukup untuk memimpin timnya meraih kesuksesan.

Hal itu mudah dibaca oleh lawan dimana strategi Jorge Sampaoli yang fokus untuk mendukung Messi, dengan mudah diatasi mereka. Mereka pun mempersempit ruang gerak Messi sementara rekannya yang lain tak terlalu ketat dijaga tak mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk mencetak banyak angka.

Mungkin sudah saatnya untuk berbagi beban dengannya dan membiarkannya fokus hanya pada permainannya. Tentu membiarkannya sebagai pengecoh sementara rekan lainnya menghimpun kekuatan untuk mencetak gol, bukanlah hal yang buruk untuk dicoba. Dan jika ia merasa memiliki ruang yang cukup, ia pun akan mencetak gol dengan sendirinya.

Namun kembali lagi apakah rencana tersebut mampu untuk membuat Lionel Messi tetap bertahan bersama Argentina di Piala Dunia 2022 mendatang? Atau setidaknya hingga Piala Euro di tahun 2020 nanti? Yang jelas, masih banyak pendukung Argentina yang masih menginginkan sang bintang walaupun usianya telah memasuki masa pensiunnya.