Category Archives: English Premier League

Jelang Arsenal VS City, Guardiola Puji Sanchez

Alexis Sanchez Guardiola

Pelatih Manchester City, Josep Guardiola memberikan pujian kepada penyerang Arsenal, Alexis Sanchez. Guardiola menilai jika Sanchez nyaris berada di level yang sama dengan Lionel Messi. Pujian tersebut diuangkapkan oleh Guardiola jelang duel kedua tim.

City akan beradu kekuatan dengan Arsenal dalam partai semifinal Piala FA, Minggu (23 April 2017). Pemenang dalam pertandingan ini akan bertemu dengan Chelsea di babak final. Di pertandingan semalam, Chelsea yang duluan memastikan satu kursi di babak final usai mengalahkan Tottenham Hotspurs 4 – 2.

“Bagaimana klub-klub besar meningkatkan kekuatan mereka? Tentu saja dengan pemain-pemain yang lebih baik. Jadi tentu saja klub-klub di seluruh dunia tahu bagaimana situasinya,” ungkap Guardiola seperti yang dilansir dari Soccerway.

“Ketika pemain-pemain top datang ke Barcelona, mereka sudah tahu dimana level Lionel Messi. Tapi menurut saya Alexis cuma satu tingkat di bawah Leo. Alexis adalah pemain yang amat luar biasa dan saya senang melihat permainannya bersama Arsenal sejauh ini, apalagi dengan gol-golnya.

Masa depan Alexis Sanchez bersama The Gunners sendiri sedang menjadi spekulasi dalam beberapa waktu terakhir, dengan kontraknya sendiri akan habis pada pertengahan tahun 2018 dan sampai saat ini belum ada tanda-tanda dia akan memperbarui kontraknya.

Guardiola yang pernah menjadi manajer Alexis Sanchez semasa di Barcelona, dikabarkan sebagai salah satu pihak yang berminat untuk merekrut pemain yang musim ini sudah mencetak 23 gol di seluruh ajang kompetitif untuk Arsenal tersebut.

Gol paling anyar Alexis Sanchez membantu The Gunners menang 2 – 1 atas Middlesbrough akhir pekan kemarin. Guardiola menilai jika aksi semacam itulah yang membuat penyerang tim nasional Chile tersebut ada di level yang berbeda dari pemain lain.

“Pemain-pemain hebat melakukan hal-hal semacam itu, itulah yang menjadi pembeda antara Alexis dengan pemain-pemain kebanyakan. Dia adalah salah satu pemain yang sudah sampai pada level tersebut,” tutup Guardiola.

Rashford Yang Sedang Haus Gol

Marcus Rashford

Penyerang Manchester United, Marcus Rashford kini sedang bagus-bagusnya. Penyerang berusia 19 tahun itu seperti ketagihan membobol gawang lawan.

United meraih kemenangan dengan skor 2 – 1 saat berhadapan dengan Anderlecht di putaran kedua babak perempat final Liga Europa. Hasil bagus laga di Old Trafford, Jumat (21 April 2017) dini hari WIB itu didapatkan MU dengan susah payah.

Unggul lebih dulu melalui gol dari Henrikh Mkhitaryan, kedua tim melanjutkan pertandingan sampai ke babak perpanjangan waktu usai tim tamu menyamakan kedudukan melalui gol dari Sofiane Hanni.

The Red Devils yang tidak mampu memaksimalkan banyak peluang yang mereka dapat, akhirnya bisa mencetak gol. Ini merupakan gol perdana Rashford di kompetisi Eropa sejak tahun 2016 silam, yang sekaligus memastikan langkah mereka ke babak semifinal kasta kedua kompetisi antarklub Eropa itu.

Dengan golnya ke gawang Anderlecht kali ini, Rashford menunjukkan bahwa dirinya sedang ada di puncak performa dengan catatan tiga gol dalam empat penampilan di seluruh ajang kompetitif.

Kontribusi yang diberikan oleh Rashford akan penting untuk The Red Devils, menyusul cedera yang dialami oleh Zlatan Ibrahimovic pada akhir pertandingan dinihari tadi.

Rashford sejauh ini sudah mencetak setidaknya 10 gol di seluruh ajang kompetitif bersama United, atau tinggal berjarak dua gol dari catatan golnya musim lalu. Pada musim ini, Rashford juga sudah menyumbangkan sebanyak lima assist.

“Yang bisa Anda lakukan adalah terus bekerja keras dan akhirnya kami berhasil mewujudkannya. Pada akhir babak kedua, kami semua terus menekan sebagai sebuah tim dan menahan mereka di lini belakang. Itu merupakan permainan yang dibutuhkan saat itu,” kata Rashford seperti yang dilansir dari BT Sport.

“Kami akan bekerja keras sampai akhir. Kami mendapatkan banyak kesempatan di mana kami bisa mencetak banyak gol, tapi pada akhirnya pertandingan seperti ini memang terjadi. Kami menciptakan gol pada akhirnya dan semua orang merasa bahagia,” imbuhnya.

Pertama Kalinya Sejak 115 Tahun, Brighton Promosi Ke Premier League

Brighton FC

Brighton & Hove Albion F.C menjadi klub pertama yang berhak naik kelas ke Pemier League 2017/2018. Dibentuk pada 115 tahun silam, klub ini sempat berada dalam masa sulit sampai-sampai harus menjual kandangnya untuk melunasi utang.

Brighton memastikan finis di posisi dua besar Divisi Championship usai menang lawan Wigan Athletic 2-1, Senin (17 April 2017) waktu setempat. Poin penuh dari laga itu mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen dengan perolehan 92 poin dari 43 laga.

Ini merupakan pertama kalinya Brighton lolos ke Premier League. Namun begitu mereka sempat berkompetisi di level teratas sepakbola Inggris (Divisi I) pada periode 1979 hingga 1983. Di tahun 1983, The Seagul ini lolos ke final Piala FA, namun dikalahkan oleh Manchester United.

Di musim yang sama Brighton harus terdegradasi, dan tak pernah lagi kembali ke level teratas sepakbola Inggris. Dari situ situasi mereka terus memburuk, dan bahkan harus menjalani periode paling suram pada 1990-an.

Manajemen yang buruk hampir membuat klub ini mengalami degradasi dari Football League ke Conference Division – tingkatan kelima sekaligus paling bawah di level sepakbola Inggris di tahun 1997 dan 1998.

Pada akhirnya, Brighton batal turun ke level 5 Liga Inggris setelah meraih serangkaian hasil bagus di akhir musim, termasuk hasil imbang 1 – 1 dengan Hereford United di pekan pamungkas yang menyelamatkan mereka dari ancaman degradasi.

Tidak hanya ancaman degradasi, Brighton juga mengalami kesulitan keuangan dan sampai berhutang dalam jumlah besar. Manajemen klub kemudian memutuskan menjual Stadion Goldstone Ground untuk membayar utang-utang klub.

Sempat menumpang di Priestfield Stadium milik Hereford United, dan kemudian pindah Withdean Stadium, kondisi Brighton perlahan-lahan mulai membaik. Pada musim 2001/2002 mereka jadi juara di Divisi 3, kemudian dilanjutkan dengan titel Divisi 2 semusim berselang.

Dalam periode 2012/2013, 2013/2014 dan 2015/2016 The Seagul selalu lolos ke playoff Championship. Namun nasib baik belum berpihak karena mereka selalu kalah. Baru di musim ini mereka berhak promosi, yang dapatkan dengan elegan karena jadi tim penghuni sebagai penghuni dua besar.

Incoming search terms:

  • brighton berhak promosi musim depan

Courotis Absen, Chelsea Digilas MU 2 – 0

Thibaut Courtois

Absennya Thibaut Courtois dinilai sebagai salah satu penyebab Chelsea dikalahkan oleh Manchester United. Pertanyaannya, kenapa kiper Belgia itu absen?

Chelsea dipermalukan 2 gol tanpa balas oleh MU saat bertanding di Old Trafford, Minggu (16 April 2017). Marcus Rashford dan Ander Herrera menjadi pahlawan kemenangan United dan membobol gawang The Blues yang dikawal Asmir Begovic pada menit ke-7 dan 49.

Menghadapi The Red Devils, Chelsea membuat kejutan dengan tidak mengikutsertakan Courtois. Kiper nomor satu tim itu disebut-sebut mengalami cedera engkel setelah mengikuti kegiatan komersial bersama NBA pada hari Selasa lalu.

Media Standard mengabarkan jika Courtois mengalami cedera saat bermain basket berama beberapa rekan-rekannya di lapangan latihan Chelsea. Cedera itu diperoleh Courtois saat dia akan melakukan tembakan.

Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak manajemen Chelsea mengenai penyebab cedera Courtois. Demikian juga dengan Conte, yang tidak bersedia menjawab pertanyaan wartawan ketika disinggung soal itu. Apalagi, setelah timnya mengalami kekalahan ketika Courtois absen.

Selain Courtois, Marcos Alonso juga tidak dimainkan dalam pertandingan tersebut. Walaupun namanya masuk dalam daftar pemain yang dibawa Conte dan sempat menjalani pemanasan jelang pertandingan, dia akhirnya tidak jadi dimainkan.

Tanpa Alonso, Cesar Azpilicueta yang biasanya dimainkan di posisi tiga bek tengah digeser ke posisi wing back. Posisi Azpilicueta kemudian diisi oleh Kurt Zouma untuk berpasangan dengan Gary Cahill dan David Luiz.

“Anda tidak perlu tahu apa yang menyebabkan Thibaut Courtois cedera. Courtois jelas salah satu penjaga gawang terbaik di dunia, tapi kami juga memiliki Asmir Begovic dan saya yakin dia bisa bermain dengan bagus,” ungkap Conte saat ditanyai perihal cederanya Courtois.

Kekalahan atas MU membuat keunggulan Chelsea atas Tottenham Hotspur menjadi terkikis, yang sehari sebelumnya mengalahkan Bournemouth 4 gol tanpa balas di White Hart Lane. Kini The Blues mengoleksi 75 poin dari 32 laga, hanya unggul empat angka dari Tottenham di peringkat dua.

Chelsea selanjutnya akan berhadapan dengan Tottenham Hotspur di partai semifinal Piala FA pada hari Sabtu, 22 April 2017 di stadion Wembley.

Liverpool Akan Fokus Dengan Penampilan Sendiri, Bukan Tim Lain

Liverpool

Liverpool masih bersaing untuk finis di posisi empat besar demi mendapatkan tiket Liga Champions musim depan. Sang gelandang, James Milner yakin jika The Reds tidak akan mengandalkan hasil yang diperoleh tim lain untuk bisa mencapainya.

Saat ini, Liverpool sedang dalam laju positif dengan tidak terkalahkan dalam enam pertandingan sehingga kini duduk di peringkat ketiga klasemen sementara dengan perolehan 63 poin. Namun begitu, Liverpool telah menjalani 32 pertandingan, jumlah laga yang lebih banyak ketimbang para rivalnya seperti Manchester City, Manchester United, dan Arsenal.

Akan tetapi, dengan sisa enam pertandingan sampai akhir musim ini, The Reds punya keuntungan. Tim asuhan Juergen Klopp itu setidaknya tidak akan berhadapan dengan tim-tim enam besar di sisa kompetisi.

Setelah berkunjung ke markas West Bromwich Albion pada akhir pekan ini, Liverpool selanjutnya akan berhadapan dengan Crystal Palace, Watford, Southampton, West Ham United, dan menutup musim 2016-17 dengan melawan Middlesbrough di Anfield. Milner pun optimis bahwa timnya bisa meraih hasil maksimal sampai akhir musim.

“Kami hanya fokus dengan posisi dan performa kami. Kami tidak berpikir soal penampilan dan hasil-hasil yang didapatkan oleh tim-tim rival,” lugas bek Liverpool itu seperti yang dilansir oleh Sky Sports.

“Kami sadar jika kalu kami melakukan pekerjaan kami di pertandingan sisa, maka hal itu sudah cukup bagi kami untuk bisa finis di posisi empat besar. Aku sangat yakin. Ini adalah soal bagaimana kami mengandalkan kekuatan kami sendiri.”

“Kami tidak ingin terpengaruh atau harus bimbang dengan hasil hasil yang didapatkan oleh tim-tim lain. Mudah-mudahan kami bisa mengatasi pekerjaan ini sendiri,” imbuh Milner.

Sebagai informasi, Liverpool akan mengarungi sisa musim ini tanpa dipekuat oleh Sadio Mane karena permain bersangkutan kini sedang cedera. Penyerang tim nasional Senegal itu telah terlibat dalam 18 gol Liverpool dalam 27 penampilannya di Premier League dengan sumbangan 13 gol dan lima assist.

Mourinho: MU Sukses Tanggapi Tekanan Tim Rival

Jose Mourinho

Manchester United merespon tekanan dari para rival dengan cara yang elegan, yakni dengan sebuah kemenangan dengan skor yang cukup telak. Secara keseluruhan, permainan MU di laga ini memuaskan sang manajer, Jose Mourinho.

MU meraih kemenangan tiga gol tanpa balas saat bertandang ke markas Sunderland, Minggu (9 April 2017) malam WIB. Pahlawan kemenangan United dalam pertandingan itu adalah Zlatan Ibrahimovic, Henrikh Mkhitaryan, dan Marcus Rashford.

MU sendiri sangat mendominasi permainan ini, dan juga terbantu dengan keunggulan jumlah pemain selama lebih dari separuh pertandingan. The Black Cats sudah bermain dengan 10 orang sejak Sebastian Larsson menerima kartu merah pada menit ke-43.

Tim asuhan Mourinho melakukan penguasaan bola sebesar 70,5%, melepaskan 18 percobaan dengan separuhnya mengarah tepat sasaran seperti yang dicatat whoscored. Sementara tim tuan rumah punya sembilan tembakan dan empat di antaranya mengarah sasaran.

Mourinho sendiri sangat puas dengan respons yang ditunjukkan oleh anak-anak asuhnya, mengingat seluruh tim rival meraih kemenangan sehari sebelumnya. Sehingga ada tuntutan untuk meraup tiga poin untuk menjaga peluang finis empat besar.

“Hasil pertandingan ini sangat bagus. Kami menahan hasil-hasil kemarin ketika Manchester City dan Liverpool menang. Mereka membuat kami berada di posisi antara dua pilihan, ‘Iya’ atau ‘Tidak’ dan kami menjawabnya dengan kata ‘Iya’,” ungkap Mourinho dikutip BBC.

“Kami memperoleh tiga poin dan itu adalah penampilan yang semputna. Ini adalah laga melawan tim yang nuansanya sedih, normal saja. Melawan tim yang sedih seperti ini, kalau Anda mencetak gol lebih dulu maka sulit bagi mereka untuk membalas.”

MU saat ini ada di peringkat lima klasemen sementara Premier League dengan perolehan 57 poin dari 30 laga, tertinggal enam angka dari Liverpool yang sudah bermain 32 kali dan empat poin di belakang Manchester City yang bermain 31 kali.

Costa Puasa Gol, Conte Santai Saja

Costa Conte

Sebagai seorang penyerang andalan Chelsea di musim ini, Diego Costa puasa gol dalam beberapa waktu belakangan ini. Namun, hal itu tidak membuat Antonio Conte selaku manajer The Blues merasa khawatir.

Costa masih berstatus sebagai top skorer Chelsea musim ini dengan torehan 17 gol di Premier League musim ini. Namun, striker tim nasional Spanyol itu hanya mencetak tiga gol dalam sepuluh pertandingan liga di sepanjang tahun 2017.

Terakhir kali Costa mencetak gol untuk tim London Barat ini adalah pada laga melawan West Ham United, awal Maret silam. Setelah itu, mantan penyerang Atletico Madrid itu puasa gol dalam tiga pertandingan Premier League dan satu laga Piala FA.

Conte sendiri tidak terlalu mempermasalahkan soal itu dan tetap menganggap Costa sebagai salah satu pemainnya yang paling penting. Dia juga menyatakan jika hal seperti ini bisa dialami oleh semua pemain sepakbola serta meyakini jika penyerang andalannya itu bisa segera menemukan kembali ketajamannya.

“Tugas utama dari seorang penyerang tentu saja adalah mencetak gol. Namun, saya pikir Diego Costa tahu bahwa dia merupakan pemain penting bagi kami, terlepas dari soal dia mencetak gol atau tidak,” ungkap Conte seperti yang dilansir dalam Sky Sports.

“Dia harus tetap pada komitmennya dan saya yakin bahwa gol-gol akan segera kembali kepadanya. Dia bermain bagus dan melakukan apa yang saya inginkan. Saya tidak khawatir soal ini,” katanya.

“Saya bicara dengan semua pemain saya jika saya tidak suka perilaku seorang pemain saya, bukan ketika dia tidak mencetak gol. Ini wajar terjadi. Dalam banyak situasi dia kurang beruntung. Namun, seorang pemain seperti Diego Costa bisa mencetak gol di setiap pertandingan dan saya yakin dia bisa melakukan ini,” kata Conte.

Lingard Teken Kontrak Baru Di MU

jesse-lingard

Pemain sayap Manchester United, Jesse Lingard sudah resmi menandatangani perpanjangan kontrak bersama United beberapa waktu lalu. Dengan kontrak barunya tersebut, Lingard akan berseragam United setidaknya sampai musim panas 2021.

Karier pemain 24 tahun itu sendiri tidak mulus-mulus amat sebelum ini. Dia sempat menjalani masa peminjaman ke beberaopa klub seperti Leicester City, Birmingham City, Brighton & Hove Albion, serta Derby County.

Namun, setahun belakangan ini, kariernya mulai mengalami peningkatan. Walaupun beberapa kali dimainkan sebagai pemain pengganti, Lingard tetap bersemangat memperkuat The Red Devils.

Atas kerja keras Lingard tersebut, manajer MU, Jose Mourinho pun memberikan apresiasi usaha Lingard di atas lapangan. Secara keseluruhan, pemain yang lahir di kota Warrington, Britania Raya ini sudah menorehkan 70 caps di semua kompetisi untuk The Red Devils dan mencetak 11 gol.

“Manchester United adalah tim yang luar biasa dan akan tetap ada dalam hati saya. Saya menjadi bagian dengan klub ketika masih berusia tujuh tahun dan saya sangat bangga bisa bermain di level tertinggi dengan seragam United,” kata Lingard di situs resmi MU.

“Mencetak gol di final Piala Liga itu adalah salah satu momen yang paling membanggakan bagi saya dan keluarga. Sebagai tim, kami telah memenangkan salah satu trofi di musim ini dan saya berharap masih bisa memberikan banyak gelar lagi musim ini,” sambung Lingard.

“Saya juga ingin berterima kasih untuk seluruh suporter United atas dukungan yang diberikan kepada saya dan tim,” ujarnya.

Nada positif juga keluar dari mulut Mourinho. Mantan pelatih Inter Milan, Real Madrid, dan Chelsea itu mengatakan, Lingard memiliki kecerdasan di atas rata-rata.

“Jesse memiliki tingkat kecerdasan yang baik jika dikombinasikan dengan energi dan kemampuannya. Dia adalah pemain yang sangat populer. Saya bahagia karena dia baru saja menandatangani kontrak baru,” tutur Mourinho.

Mourinho Mulai Pesimis Soal Peluang 4 Besar MU

Jose Mourinho

Hasil imbang 1 – 1 yang didapatkan oleh Manchester United saat mengahadapi Everton membuat peluang MU untuk finis empat besar semakin sulit. Sang manajer, Jose Mourinho pun mulai mengakui itu.

MU gagal meraih hasil terbaik ketika menjamu Everton di Old Trafford, Rabu (5 April 2017) dinihari WIB. The Red Devils mesti berjuang keras sampai penghujung laga untuk menciptakan gol setelah Everton membuka keunggulan lewat Phil Jagielka di menit 22.

Terlepas dari gol MU yang dianulir oleh wasit, The Red Devils baru bisa mencetak gol penyama di akhir injury time. Wasit menunjuk titik putih setelah hand ball yang dilakukan oleh Ashley Williams. Zlatan Ibrahimovic yang ditunjuk untuk menjadi eksekutor pun berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

United kini mengumpulkan 54 poin dengan 29 pertandingan, tertinggal empat poin dari Manchester City yang menghuni urutan empat. MU bahkan terancam kembali ke urutan enam andai Arsenal yang hanya tertinggal tiga poin bisa mengalahkan West Ham United, Kamis (6 April 2017) dinihari WIB.

Pada musim ini, hasil seri cukup menghukum MU. Hasil melawan Everton menjadi yang ke-12 untuk The Red Devils, terbanyak di antara tim-tim lain di liga. Lebih buruk karena sembilan diantaranya terjadi di kandang sendiri.

“Apa bisa kami finis empat besar? Saya pikir sudah cukup sulit sekarang. Secara matematika memang masih mungkin, tapi juga tergantung dengan lawan-lawan kami. Kami terlalu banyak meraih hasil seri,” jawab Mourinho.

“Karena banyaknya hasil imbang itulah sekarang kami ada di sini. Kami membangun serangan dengan baik tapi tidak mencetak gol yang cukup, kami tidak cukup menghabisi lawan dan di akhir musim ini saya pikir kami akan menerima konsekuensi karena hal itu.”

Pada sembilan pertandingan yang tersisa, MU masih harus berhadapan dengan tim-tim kuat seperti Chelsea, Manchester City, Arsenal, dan Totenham Hotspur. Benar-benar sebuah ujian berat bagi MU untuk bisa finis empat besar.

Kecilnya peluang di Premier League, MU bisa memakai jalur lain untuk berlaga di Liga Champions musim depan. MU masih bertahan di Liga Europa, dan pemenang kompetisi itu berhak lolos ke fase grup Liga Champions 2017/2018.

Incoming search terms:

  • peluang tim tim 4 besar epl
  • peluang 4 besar MU
  • peluang 4 besar manchester united

Hazard Merasa Belum Selevel Messi

Eden Hazard

Gelandang Chelsea, Eden Hazard tidak setuju dengan perbadingan antara dirinya dengan penyerang andalan Barcelona, Lionel Messi. Menurut Hazard, dia berbeda level permainan dengan Messi dan tidak akan pernah berada dalam level yang sama.

Beberapa kali ada komentar yang menilai jika Hazard berada di level yang sama dengan Messi. Mantan manajer Chelsea, Jose Mourinho, pernah mengatakan hal itu. Kapten The Blues, John Terry juga pernah mengiyakan pernyataan itu.

Penampilan Messi bersama Barcelona dalam beberapa tahun ini memang sangat mengesankan. Penyerang tim nasional Argentina selalu berhasil mencetak minimal 40 gol untuk satu musim kompetisi dalam delapan tahun terakhir.

Sementara itu, penampilan Hazard masih belum bisa konsisten dalam beberapa musim belakangan. Catatan gol terbanyak Hazard di Chelsea adalah 19 gol dalam satu musim, saat membantu The Blues menjadi juara Premier League pada musim 2014/2015.

Hazard sendiri menganggap Messi adalah seorang seniman sepakbola, dan dia menilai jika dirinya memang belum ada di level yang sama dengan Messi, dia sembari menyebutkan nama pemain yang dinilainya pantas disebut sebagai seorang seniman sepakbola.

“Menurut pendapatku secara pribadi, seorang seniman sepakbola sebenarnya adalah Zinedine Zidane dan Ronaldinho. Juan Roman Riquelme juga sama untuk caranya bergerak dan memainkan bola,” ungkap Hazard seperti yang dilansir dari France Football.

“Kemudian ada nama Leo Messi. Yang dia lakukan dengan bola merupakan suatu hal yang berbeda. Aku melihat diriku belum sampai ada di level itu. Terserah pada orang lain untuk membuat komentar seperti itu. Aku tak akan menyebutkan diriku sebagai seorang seniman seperti dirinya,” imbuh Hazard.