Cedera Marco Asensio dan Pemain yang Mencukur Bulu Kaki

Marco Asensio akan menepi dalam laga yang kontra Real Madrid karena masalah cukuran kaki. Sebagai sesama pemain, Phil Neville mengucapkan rasa simpatinya dan membicarakan kebiasaan para pemain sehubungan dengan mencukur bulu kaki.

Marco Asensio tidak dapat memperkuat El Real dalam laga mereka di Liga Champions musim ini kala berhadapan dengan APOEL, pada Kamis (14/9/2017) dini hari WIB tadi, karena terdapat masalah infeksi di kakinya setelah mencukur kaki.

Walau cederanya terdengar lucu dan ringan, namun, Phil Neville secara terbuka mengungkapkan jika kebiasaan bercukur tersebut sudah biasa dilakukan para pemain, khususnya yang ada di Eropa, paling sering di Spanyol. Ia mengetahui hal tersebut karena pernah menjadi asisten pelatih di Valencia.

” Sebanyak 99% orang di Spanyol merlakukan hal ini. Bukan hanya di kaki, tapi juga di bagian dada, lengan, tiap tubuhnya. Itu membuat saya seperti mereka saat ini, ” papar Neville.

Bagi pemain ini, mencukur bulu kaki mempunyai kemudahan bagi mereka, pasalnya hal itu menjadikan para pemain profesional dapat melaksanakan perawatan dan pemijatan tiap saat. Jika tidak dicukur, bulu-bulu tersebut malah membuat mereka tak nyaman kala dipijat. Dalam hal terburuk, memang dapat saja terkena infeksi dan membuat mereka tidak dapat berlaga.

” Saat saya hendak dipijat dan memiliki banyak bulu kaki, dapat saja timbul merah di kulit dan terkena infeksi di bagian kaki. Pada akhirnya, saya jadi tidak dapat memakai kaus kaki dan bermain bola,” tuturnya.

Jika Phil Neville menuturkan hal itu dengan begitu serius, beda dengan Gary Lineker. Dalam sebuah tulisannya di Twitter, mantan bintang Inggris itu mengungkapkan jika hal itu tidak akan ada dalam masanya. Pasalnya, pemain dulu, tak perlu melakukan cukur bulu kaki melainkan melakukan waxing saja.