Fakta Menarik Dibalik Pembuatan Bola di Piala Dunia 2018

Telah kita ketahui sebelumnya bahwa timnas sepak bola Pakistan  lagi-lagi gagal dalam membawa nama negaranya menuju Piala Dunia 2018. Meskipun demikian mereka berbangga diri karena mampu ikut andil dalam turnamen sepak bola tertinggi empat tahunan di planet ini, dengan memproduksi bola untuk laga tersebut. Karena itulah, mari kita tengok siapakah dibalik pembuat bola di Piala Dunia 2018 ini.

Penunjukkan Pembuat bola di Piala Dunia 2018

Telstar 18 Bola Resmi Piala Dunia 2018

Telstar 18 Bola Resmi Piala Dunia 2018

Hal itu sempat ditegaskan oleh Duta besar Rusia untuk Pakistan yaitu Alexey Dedov, yang mengatakan bahwa bola yang diberi nama Telstar 18 itu akan diproduksi di Pakistan. Sementara Khawaja Masood selaku CEO Forward Sports (perusahaan yang dipercaya untuk membuat bola Piala Dunia 2018 yang berbasis di pakistan) juga sempat membenarkan hal tersebut dan mengakuinya kepada media Anadolu Agency,

“Ini adalah kehormatan bagi kami, bahwa kami akan menyediakan bola untuk piala dunia sekali lagi. Kami sangat gembira untuk menghadapi tantangan ini. Meskipun tim sepak bola Pakistan tidak akan berpartisipasi di Piala Dunia 2018, kehadirannya akan terasa di semua pertandingan [karena bola yang diproduksi di negaranya].”.

Mengenal Perusahaan Pembuat Bola di Piala Dunia 2018

Memang pada Piala Dunia 2014 lalu, Forward Sports juga telah dipercaya untuk membuat bola turnamen itu. Namun perusahaan yang berada di kota Sialkot sebenarnya bukan mereka saja karena kota tersebut juga terkenal untuk industri barang-barang olahraga yang berkembang, tak hanya sepak bola.

Forward Sports saat memproduksi bola Piala Dunia 2014

Forward Sports saat memproduksi bola Piala Dunia 2014

Menurut meda Al Jazeera, Forward Sports merupakan perusahaan Kontraktor dari perusahaan perlengkapaan olah raga dunia Adidas, yang juga menjadi pencetak jersey timnas terbanyak untuk Piala Dunia 2018. Ia tak mengatakan berapa jumlah bola yang diminta oleh Adidas namun yang jelas, mereka mampu membuat sekitar 700 ribu bola perbulan. Tentu yang kebutuhan akan bola buatannya tak hanya saat pertandingan Piala Dunia berlangsung, namun negara yang terlibat dalam turnamen tersebut juga memerlukan untuk latihan, dan jumlahnya sangat banyak. Belum lagi untuk cendera mata atau dilepas kepasaran.

Pembuatan Bola di Piala Dunia 2018

Pada awalnya bola yang dibuat Pakistan masih tradisional dan dijahit dengan tangan, namun hal itu berubah pada tahun 2013 saat Forward Sports  beralih teknik dengan thermo bonded balls dimana panel kulit akan menempel dengan lem khusus dan panas dibandingkan dengan jahitan sehingga lebih rapih dan lebih awet.

Fitur Telstar 18 bola yang digunakan di Piala Dunia 2018

Fitur Telstar 18 bola yang digunakan di Piala Dunia 2018

Selain itu ada teknik tertentu dalam pembuatannya, seperti menggunakan panel bentuk baru yang membutuhkan enam saja (sebelumnya di Piala Dunia 1970 menggunakan 32 panel) dan ini berarti membuat kestabilan saat melayang lebih baik. Telstar 18 yang merupakan bola yang digunakan di Piala Dunia 2018 ini, juga memiliki Chip yang tertanam dengan teknologi NFC, yang menawarkan pengalaman yang baru kepada konsumen dan para pemain melalui smartphone.

Kualitas Bola di Piala Dunia 2018

Telssar 18 telah diuji oleh 600 pemain dari 12 negara, bahkan dinyatakan lolos uji secara material oleh peneliti Empa, lembaga penelitian interdisipliner Swiss untuk bahan terapan sains dan teknologi. Dan hal ini terbukti mereka mampu menggeser produsen dari tiongkok dengan harga yang lebih murah dengan produk berkualitas tinggi.

Telstar 18 saat di uji coba oleh EMPA

Telstar 18 saat di uji coba oleh EMPA

Hal tersebut juga diamini oleh Ijaz Khokhar, kepala Pakistan Readymade Garments Manufacturers and Exporters Association, kepada Al Jazeera dan mengatakan,  “Bisnis produksi sepak bola besar sedang dialihkan dari Cina ke Pakistan karena kualitas yang kami sediakan untuk dunia,”.

Demikianlah perusahaan yang dibalik layar pembuatan bola di Piala Dunia 2018. Mungkinkah mereka akan tetap dipercaya memproduksi untuk turnamen Piala Dunia empat tahun mendatang? Mari kita lihat dampaknya di laga yang akan diselenggarakan di pertengahan Juni ini.