Heynckes : Seharusnya Bayern Membeli Timo Werner Tahun Lalu

Timo Werner, Bayern Munich, Stuttgart, RB Leipzig, Bundeliga

Timo Werner

Pelatih sementara Bayern Munich yaitu Jupp Heynckes sempat menyesalkan bahwa klubnya melewatkan membawa striker berbakat RB Leipzig yaitu Timo Werner ke Alianz Arena. Apalagi saat ia melihat bahwa pemain internasional Jerman itu mampu tampil mengesankan bersama rivalnya RB Leipzig yang selalu tepat dibelakang mereka di papan klasemen, terutama saat ini maupun di akhir kampanye musim lalu. Namun yang paling penting adalah keberadaan Werner, yang dirasa akan mampu bisa menjadi solusi jangka panjang di Allianz Arena.

Memang Werner sendiri telah bergabung bersama Stuttgart saat usianya enam tahun dan bermain di timnas Jerma mulai dari U15 hingga U21. Dan dengan performanya yang cemerlang, Ia pun dipromosikan ketim utama dan memulai debut Bundesliga saat berusia 17 tahun, sebagai pemain paling muda yang bermain di Bundesliga hingga saat ini.

Setelah Ia membela Stuttgart selama tiga musim dimana dimusim terakhirnya Stuttgart tedegradasi dari Bundesliga, Leipzig menandatangani Werner pada musim panas 2016, dan ditebus dengan  nilai 9 juta poundsterling. Dan sejak saat itu, pemain berusia 21 tahun tersebut mampu membuat dampak besar di Bundesliga dan secara reguler dipilih untuk tim nasional.

Kebangkitannya yang menonjol telah membuat Heynckes dalam suasana penyesalan, dan mengatakan kepada Welt: “Bayern seharusnya sudah menandatangani Timo Werner tahun lalu, saat dia masih bermain di Stuttgart. Dia bisa belajar banyak di sini. “.

Setelah menjebol gawang 21 kali di musim lalu, Werner sudah mencetak enam gol dan memberikan tiga assist dalam sembilan pertandingan pertamanya dalam kampanye saat ini.

Disisi lain Bayern baru-baru telah kehabisan pemain tajam mereka dilini depan, dimana striker utama Robert Lewandowski dan penggantinya yang potensial yaitu Thomas Muller, keduanya harus menepi karena cedera.

Heynckes akhirnya memanggil striker tim cadangan yaitu Kwasi Okyere Wriedt yang berusia 23 tahun, dan Manuel Wintzheimer yang berusia 18 tahun, untuk memberikan tambahan daya serang. Memang sejak David Alaba keluar dari barisan Bayern tahun 2010, tidak ada pemain rumahan yang tanpil mengesankan yang bisa dipermanenkan di tim utama.

“Bayern harus mengembangkan pemain yang memiliki bakat untuk dapat bersaing di level tertinggi nantinya dalam karir mereka,” kata Heynckes. “Untuk ini, Anda harus memiliki daya tahan. Itu adalah proses yang berlangsung bertahun-tahun. Pemain terbaik harus bermain, tidak peduli apakah mereka muda atau tua. “.

Meskipun demikian, pelatih juga meminta transfer besar, “Klub seperti Bayern harus membeli pemain bintang mutlak, yang harganya tinggi baik saat ini dan nanti.”.