Jelang PSG Vs MU, Solskjaer Teringat Momen 1999

Ole Gunnar Solskjaer dengan penuh percaya diri menegaskan bahwa peluang Manchester United untuk lolos ke babak perempat final belum tertutup. Solskjaer memberikan pandangan kebelakang bahwa timnya memiliki kenangan bagus pada tahun 1999 lalu.

Tengah pekan ini, Setan Merah akan bertandang ke markas Paris Saint Germain. Manchester United akan menghadapi PSG di pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Jelang pertandingan ini, Setan Merah harus bekerja ekstra keras karena harus membalikkan keadaan agregat 2-0 usai kalah di Old Trafford.

Meski demikian, Solskjaer tetap percaya diri bahwa anak asuhnya bakal memberikan kemampuan terbaiknya untuk bisa membalikkan semua keadaan yang ada, dan tak lupa dirinya mengenang keberhasilan Setan Merah pada tahun 1999.

“Kami menyadari bahwa pertandingan ini akan sangat sulit bagi kami. Pada saat itu pertandingan di kandang berakhir dengan skor 1-1, dan pada saat itu mereka mencetak dua gol pada saat pertandingan masih berjalan 10 menit dan pada saat itu banyak yang mengira kami akan tersingkir.” cetus Solskjaer.

“Namun setelah kami mendapatkan satu gol tandang, kami berada dalam situasi yang lebih baik dan kami tiba-tiba berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dan mereka mulai panik, sehingga kami mungkin bisa melakukan hal yang sama nanti,”

Solskjaer menambahkan jika kemenangan dikandang PSG bukanlah hal yang mustahil. Menurutnya kunci kemenangan Manchester United pada gol cepat sehingga mereka bisa membuat tuan rumah panik.

“Kuncinya adalah kami harus mencetak gol di pertandingan itu. Jika kami bisa mencetak gol cepat, maka segalanya akan menjadi lebih mungkin bagi kami. Kita lihat apa yang terjadi nanti.” tutup Solskjaer.

Menuju Paris, Paul Pogba cs bermodalkan nilai positif. Dimana Manchester United berhasil menang dramatis kontra Southampton dengan skor 3-2 di akhir pekan kemarin. Satu nama yang patut menjadi ancaman PSG adalah Romelu Lukaku, dimana sang penyerang kembali menunjukkan ketajamannya sebagai salah satu mesin gol berbahaya musim ini.

Di situasi yang sama, Tottenham juga akan bertandang ke markas Dortmund, namun berbeda dengan Setan Merah. Dimana Harry Kane cs unggul agregat 3-0 usai menang di leg pertama kemarin.