Kapten Kesebelasan Prancis Puji Pogba Dan Mbappe?

Kapten kesebelasan Prancis yaitu Hugo Lloris sempat melemparkan pujiannya kepada dua rekan senegaranya yaitu Paul Pogba dan Kylian Mbappe, dimana keduanya memiliki ambisi positif untuk membantu timnas mereka meraih gelar juara Piala Dunia 2018 ini. Ia pun mengatakan bahwa Pogba merupakan ‘pemimpin sejati’ sementara Mbappe merupakan pemain yang akan memiliki masa depan yang sangat cerah dengan keahliannya yang apik dan kerendahan hatinya .

Paul Pogba

Pemain gelandang termahal Manchester United tersebut telah menjadi salah satu pemain yang paling cemerlang untuk Prancis walaupun tak mencetak banyak angka. Memang dibawah asuhan Didier Deschamps, Ia ditempatkan bersama N’Golo Kante dan Blaise Matuidi, sebagai gelandang yang lebih defensif. Meskipun demikian, ia sempat mencetak dua gol saat babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa.

Paul Pogba saat menghadapi Arjen Robben Belanda

Paul Pogba saat menghadapi Arjen Robben Belanda

Aksinya dalam membantu pertahanan Prancis, ternyata tak membuat menutup sebelah mata banyak pihak. Memang penggemar mereka juga merindukan konsistensi sang pemain dimana saat di final Euro 2016, performanya mengecewakan dan ditaklukkan oleh portugal saat itu. Namun kini, ia terlihat berubah kearah yang lebih baik

Kapten kesebelasan Prancis, Lloris, juga mendukung pernyataan tersebut di konferensi pers pra-pertandingan menghadapi Uruguay dan mengungkapkan,

“Saya rasa Pogba dia semakin dewasa, dia berkembang, Dia mengumpulkan pengalamannya , baik saat bersama Manchester United atau Juventus (sekarang dia dimainkan lebih banyak disetiap musimnya). Dia mulai berkembang di ruang ganti juga dan itu hal yang baik karena dia seorang pemimpin sejati.“.

“Dia pemain yang sangat ambisius. Kita semua tahu dia sangat berbakat dan dia memiliki banyak hal untuk ditawarkan kepada tim dan rekan satu timnya. Saya pikir kompetisi besar ini juga bagus untuk mengungkapkan bakat pemain,  dan saya yakin itu termasuk Paul. “.

Kylian Mbappe

Rekan lainnya yang telah bersinar di Rusia adalah Kylian Mbappe. Pemain yang belum berusia 20 tahun itu mampu tampil menawan dalam dua tahun terakhirnya saat membela AS Monaco dan Paris Saint Germain. Ia pun mampu membantu kedua tim tersebut meraih gelar juara Ligue 1 dan kompetisi lainnya di Prancis.

Kylian Mbappe saat menghadapi timnas Spanyol di babak kualifikasi Piala Dunia 2018

Kylian Mbappe saat menghadapi timnas Spanyol di babak kualifikasi Piala Dunia 2018

Saat dimainkan di babak kualifikasi Piala Dunia 2018 bersama Prancis, ia hanya mencetak sebuah gol, namun saat dimainkan di babak penyisihan grup hingga kini, ia mencetak tiga angka. Dua golnya ia hasilkan saat menghadapi Argentina, yang membawa timnya meraih kemenangan tipis 4-3. Tentu hal tersebut membuat namanya bersinar apalagi jika ia menghasilkan gol lagi saat menghadapi Uruguay dan setelahnya.

Lloris sendiri tidak takut bahwa Mbappe akan besar kepala dan terpengaruh oleh pemberitaan besar yang bahkan membuat dirinya sebagai suksesor Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo dan mengatakan,  “Dia akan menjadi orang yang sama, “.

“Dia jujur ​​pada dirinya sendiri, dia tersenyum, dia santai. Saya pikir dia seorang pemain yang memiliki banyak ambisi, dia memiliki begitu banyak untuk menawarkan timnya – baik itu PSG atau timnas Prancis. Dia memiliki masa depan yang cerah di depannya, tetapi saya pikir dia juga sangat sadar akan fakta bahwa ketika ada peluang di pintu, Anda harus memanfaatkan peluang Anda. ”

Kiper Tottenham Hotspur itu pun menambahkan, “Dia melakukan semua yang dia bisa untuk tidak melewatkan kesempatannya di sini. Dia siap membantu tim. Saya pikir seluruh dunia melihatnya bersinar melawan Argentina, tetapi dia sangat fokus. Dia tetap setia pada gayanya dan dia masih ingin menikmati dirinya bersama dengan rekan satu timnya. “.

Jika pujian Hugo Lloris terhadap Paul Pogba dan Kylian Mbappe sesuai dengan kenyataannya, dimana keduanya memiliki ambisi positif untuk membantu timnas mereka meraih gelar juara Piala Dunia 2018 ini, maka tak mustahil jika harapan mereka akan terwujud. Namun mereka harus membuktikannya dalam waktu dekat dengan mengalahkan Uruguay dan salah satu diantara Brasil atau Belgia.