Lima Calon Generasi Keemasan Belgia Berikutnya (Bagian Kedua)

Sebelumnya telah diungkapkan bahwa ada dua pemain timnas Belgia yang mampu melanjutkan performa pemain generasi emas mereka saat ini. Hal ini dikarenakan masa depan pemain top mereka akan memasuki masa pensiun atau menjauh dari performa terbaik mereka. Namun ada tiga dari calon generasi keemasan Belgia berikutnya, dan inilah mereka.

Mile Svilar (Benfica)

Pemain jebolan akademi Anderlacht itu memang tidak pernah dimainkan saat dipromosikan ke tim utama, bahkan saat di rekrut oleh raksasa Portugal yaitu Benfica pada musim panas 2017 lalu. Namun ia sempat mengalahkan catatan dari Iker Casillas sebagai kiper termuda yang dimainkan di Liga Champions pada pertengahan Oktober tahun yang sama, menghadapi Manchester United dengan usia  18 tahun 52 hari. Ia pun menjadi pemain termuda di kompetisi tersebut yang mampu mengatasi penalti, 13 hari kemudian di leg kedua menghadapi United.

Mile Svilar saat menyelamatkan bola menghadapi Manchester United di Liga Champions 2017

Mile Svilar saat menyelamatkan bola menghadapi Manchester United di Liga Champions 2017

Keterlibatannya di timnas senior dikarenakan performanya yang apik saat membela timnas junior Belgia mulai dari U15 hingga U19 secara beruntun. Dan inilah yang membuat Benfica cukup mempercayai dia untuk bermain di pertandingan besar.

Mungkin saat ini, Thibaut Courtois telah menyemen posisinya di timnas Belgia, dan dengan usianya yang masih 26, ia masih bisa mengamankan 1-2 kali turnamen Piala Dunia. Meskipun demikian dengan Svilar yang baru berusia 18 tahun, potensi kemampuannya bisa jadi akan mengubah keadaan.

Zinho Vanheusden (Inter Milan)

Banyak yang tak menyadari kehadiran Vanheusden di Inter, walaupun telah dipromosikan dari akademi mereka. Standard Liège sempat membawanya pulang dengan status pinjaman, namun bek tengah itu kurang memiliki kesempatan sejak diboyong dari akhir Januari lalu karena memiliki cedera ligamen cruciatum.

Zinho Vanheusden saat membela di timnas U-19 Belgia saat menghadapi Turki

Zinho Vanheusden saat membela di timnas U-19 Belgia saat menghadapi Turki

Hal tersebut juga mmebuatnya kehilangan kesempatan di timnas senior Belgia kali. Meskipun demikian performanya telah diakui oleh timnas junior Belgia, dimana ia dilibatkan dari U-15 hingga U-21, yang memungkinan kesempatan itu akan ia raih. Yang jelas musim berikutnya akan menjadi musim yang menarik bagi Inter dan pemain berusia 18 tahun itu.

Francesco Antonucci (Monaco)

Pemain muda berbakat ini masih memiliki banyak hal yang ditawarkan, namun sayangnya belum membuat langkah ke tim utama di klubnya, dengan AS Monaco. Meskipun demikian, banyak klub yang tertarik kepadanya sejak Ia pindah dari Ajax pada awal tahun 2017 lalu, bahkan dia menolak tawaran klub sekelas Chelsea, Barcelona, ​​dan Juventus.

Francesco Antonucci saat membela Belgia menghadapi timnas junior Jerman

Francesco Antonucci saat membela Belgia menghadapi timnas junior Jerman

Mungkin dia belum memiliki dampak di Prancis namun ia masih remaja, apalagi Monaco merupakan tempat yang sangat baik untuknya berkembang. Performanya seperti Kevin de Bruyne dimana ia juga berbakat secara teknis, yang ditempatkan di belakang striker. Pelatihnya yaitu Leonardo Jardim, suka memainkan sepakbola menyerang, dan jika dia berhasil masuk ke tim utama, tentu ia berkesempatan besar untuk menunjukkan kepada dunia.

Baca juga : Lima Alasan Mengapa Belgia Unggul Hadapi Inggris

Demikianlah tiga dari lima calon generasi keemasan Belgia berikutnya. Banyak pihak yang berharap mereka mampu membawa Belgia untuk meraih kejayaan di kompetisi internasional berikutnya. Namun seberapa besarkah peluang itu? Tentu akan menarik melihat performa ketiganya di musim depan.