Lima Calon Generasi Keemasan Belgia Berikutnya (Bagian Pertama)

Kemarin pada pukul 01.00 WIB, Belgia menelan pil pahit saat menjalani babak semifinal Piala Dunia 2018 menghadapi Prancis. Mereka menelan sebuah gol tanpa balas yang mengakibatkan kekecewaan ribuan pendukungnya, padahal mereka yakin dengan performa dan kualitas pemain mereka yang sangat menjanjikan. Bahkan tak berlebihan jika mereka termasuk generasi emas yang takkan tergantikan. Namun ada kemungkinan ini merupakan penampilan terakhir para pemain top mereka. Meskipun demikian, dipercaya bahwa Belgia masih memiliki pemain berbakat lainnya yang mampu menggantikan mereka. Dan inilah lima calon generasi keemasan Belgia berikutnya (bagian pertama).

Youri Tielemans (Monako)

Tielemans termasuk pemain termuda yang dilibatkan Belgia di Piala Dunia 2018 ini. Hal ini cukup wajar karena walaupun ia berusia 21 tahun, namun telah rutin dimainkan saat bermain bersama Anderlecht di Belgian Pro League. Bahkan saat di kampanye keempatnya d tahun 2016-17 ia berhasil mencetak 18 gol dari 53 penampilannya di semua kompetisi.

Youri Tielemans saat menghadapi Meksiko diperenambelas final di Piala Dunia 2018

Youri Tielemans (di tengah) saat menghadapi Meksiko diperenambelas final di Piala Dunia 2018

Sayang walaupun ia beralih untuk membela Monaco di musim lalu, ia hanya mencetak sebuah gol dari 32 penampilannya. Dan ini juga membuatnya tak memiliki banyak peluang di Rusia. Tercatat ia hanya menjadi starter di pertandingan grup terakhir dengan Inggris, namun itu hanya saat kedua tim mengistirahatkan para pemain utama, dimana apapun yang terjadi kedua kubu pasti lolos menuju 32 besar. Sepertinya keberadaannya dalam strategi racikan Roberto Martinez, lebih mengarah pengenalan diri di kompetisi lebih besar dibandingkan membuat dampak untuk timnya.

Namun ia mampu melakukan passing dengan sangat baik dan mampu mendikte permainan ditengah lapangan, mengamankan area depan pertahanan, dan juga mampu memberikan kualitas baik do posisi yang lebih maju. Hal ini membuat beberapa klub Eropa tertarik kepadanya beberapa waktu yang lalu, hanya saja ia memilih untuk berada bersama Monaco. Pilihan tepat untuk pengembangan dirinya dan terlihat jelas dalam beberapa waktu belakangan.

Charly Musonda (Chelsea)

Musonda boleh dibilang menjadi salah satu pemain berbakat dai Belgia, namun karirnya berada di persimpangan jalan. Pasalnya sejak ia masuk akademi di Chelsea, Ia dipinjamkan menuju Real Betis di musim 2015-16 selama satu setengah tahun, sayangnya ia juga tak mendapatkan banyak kesempatan di Spanyol. Saat kembali ke Chelsea Ia sempat dimainkan sebanyak tiga kali namun lagi-lagi ia lebih sering menghangatkan bangku cadangan. Padahal ia sempat mencetak gol di EFL Cup saat menghadapi Nottingham Forrest pada tanggal 20 September 2017 lalu. Di akhir Januari 2018 kemarin, ia dipinjamkan untuk Celtic di Skotlandia, namun sayangnya ia tak memiliki menit bermain yang layak.

Charly Musonda  sempat mencetak gol di EFL Cup saat menghadapi Nottingham Forrest pada tanggal 20 September 2017

Charly Musonda sempat mencetak gol di EFL Cup saat menghadapi Nottingham Forrest pada tanggal 20 September 2017

Meskipun demikian banyak yang tertarik dengan performanya. Bakatnya jelas terbagi dimana dia adalah pemain sayap yang memiliki kecepatan, keterampilan, dan visi untuk gol. Namun sepertinya mind set-nya masih belum sebaik dengan keahliannya, dan ini yang dirasakan oleh dua dua klub sebelumnya. Dan seandainya ada pelatih yang mampu meningkatkan mind set-nya, tentu ia akan menjadi senjata yang mematikan untuk klubnya. Itulah mengapa Chelsea masih menahannya untuk melepaskan sang pemain walaupun ada yang berminat kepadanya.

Demikianlah dua dari lima calon generasi keemasan Belgia berikutnya, yang berpeluang akan membawa Belgia meraih kejayaan di kompetisi internasional berikutnya. Namun siapakah sekiranya tiga pemain lainnya yang akan melanjutkan generasi emas mereka saat ini? Ikuti terus artikel selanjutnya di sini.