Milan Tunduk karena Ragu Menyerang

AC Milan perlu akui kekalahannya saat berhadapan dengan Napoli lewat laga lanjutan Serie A. Bagi Leonardo Bonucci, Milan tunduk dikarenakan kurang berani dalam melancarkan serangan.

Milan akhirnya tunduk ketika melangsungkan laga giornata 13 Serie A pada hari Minggu (19/11/2017) dini hari WIB di San Paolo. Rossoneri perlu akui keunggulan sang tuan rumah dengan skor akhir 1-2.

Walau lebih sering lancarkan tekanan di babak kedua, Milan tidak banyak raih kesempatan yang berarti. Dalam catatan Opta, tim yang di besut oleh Vincenzo Montella tersebut malah sama sekali tak menyentuh bola di area penalti Napoli sampai menit ke 50.

Milan pribadi lebih sering lepaskan sepakan dari luar area penalti. Lewat jumlah 13 kali percobaan, dengan 8 di antaranya yang dapat dilepaskan dari luar area penalti Napoli.

Bonucci juga akui bahwa Milan kurang berani dan yakin dalam melancarkan serangan. Faktor tersebutlah yang perlu dibenahi oleh Milan kalau ingin konsisten meraih hasil yang oke.

“Napoli tekan kami di babak pertama dan kami sampai pada 1/3 akhir lapangan, namun selanjutnya kami malah takut dan berusaha menembak dari jauh. Hal tersebutlah kenapa kami perlu alami kemajuan dalam hal karakter dan keberanian, sebab kami lakukan sesuatu yang amat mudah diprediksi dan tersebut tak dapat membongkar tim yang rapi seperti Napoli,” kata Bonucci.

“Determinasi kami inkonsisten, maka hal tersebut pun adalah sebuah gejala ketakutan di dalam skuat. Kami perlu bikin langkah akhir untuk membuang rasa takut.”

“Kami telah kehilangan sebuah hal untuk meraih hasil, malah saat performa menjadi lebih baik. Kami putuskan untuk tak kasihani diri sendiri, sebab kami perlu melangkah dan kemenangan bakal hadir sebagai hasil dari proses sambil kami ciptakan rasa percaya diri, kepercayaan diri, dan determinasi,” kata dia.