Momen Paling Krusial dalam Masa Depan Allegri

Momen penting yang amat berarti bagi Massimiliano Allegri bukanlah saat menjadi seorang juara, namun yang terpenting dalam kariernya adalah ketika ia dipecat dari AC Milan.

Sebelum dirinya memimpin Juventus, Allegri pernah menjadi pelatih tim Milan sepanjang 3,5 tahun. Ia sukses membawa Rossoneri raih scudetto di musim 2010/2011.

Namun langkah yang dilalui oleh Allegri dan juga Milan tidak terus berlangsung sengan mulus. Musim 2013/2014, langkah Milan tertatih-tatih sampai akhirnya Allegri harus di pecat pada bulan Januari 2014.

Tetapi Allegri tidak lama kemudian menganggur. Musim panas 2014, ia diangkat menjadi pelatih baru Juve dan mengantarkan mereka raih 3 scudetto dengan berturut-turut.

Allegri akui hasil buruk yang ia raih di Milan. Tetapi pemecatan oleh Milan malah dikatkaan menjadi sebuah periode yang sangat krusial dalam masa depannya.

“Menjadi seorang pelatih, Anda perlu belajar amat banyak dari hasil buruk yang telah diraih. Saat saya berpikir tentang momen amat penting dalam masa depan saya, tak ada ikatannya dengan scudetto atau Liga Champions,” Tulis Allegri.

“hal tersebut merupakan hari di mana saya masuk ke kantor di Milan dan saya dikeluarkan. Hal tersebut sama sekali bukan sebuah kejutan. Saya mengetahui kalau saya bakal dipecat,” sambung Allegri.

“Mereka penuh dengan respek. Mereka katakan pada saya secara langsung kalau saya tak akan lagi menjadi pelatih di klub, namun hal tersebut tak menghilangkan rasa kecewa saya.”

“Anda tahu di dalam kepala Anda kalau dikeluarkan dari pekerjaan merupakan bagian dari hidup sebagai seorang pelatih, namun hal tersebut tak hentikan Anda untuk merasa, dalam hati, bahwa Anda telah alami kegagalan. Saat saya keluar dari Milan, saya saksikan dirinya sebagai sebuah kegagalan dalam pekerjaan saya,” imbuh dia.