Ngolo Kante Telah Membuktikan Diri Sebagai Pemain Cerdas

Mantan bintang Newcastle United dan Tottenham Hotspur, Jermaine Jenas, belum lama ini mengungkapkan pujiannya tentang gelandang andalan Chelsea, N’golo Kante. Menurutnya, pemain yang membantu Prancis memenangkan gelar juara Piala Dunia 2018 itu telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain yang serba bisa dan secara taktis paling cerdas di dunia. Bahkan menurutnya, ia mampu melakukannya lebih dari itu.

Profile Ngolo Kante

Pemain kelahiran 29 Maret 1991 itu, mengawali karir senior sepak bolanya setelah dipromosikan ke tim utama dari akademi US Boulogne, pada tahun 2012. Namun ia di boyong oleh Caen pada musim panas 2013 dan menjadi pemain utama klub tersebut. Bahkan ia membantu mereka dipromosikan menuju Ligue 1 di tahun pertama kedatangannya.

Performanya pun di lirik oleh pemandu bakat Leicester City yaitu Steve Walsh (yang membawa Jamie Vardy dan Riyad Mahrez ke klub) dan akhirnya, direkrut dengan tebusan 5,6 juta poundsterling. Dan yang seperti kita ketahui ia membantu aktif tim barunya meraih gelar pertama di Premier League di sepanjang sejarah klub. Stamina yang luar biasa dan pergerakannya di lini tengah dan pertahanan, membuat Chelsea tertarik kepadanya. Karena itulah ia direkrut the Blues walaupun dengan harga hampir enam kali lipatnya.

N'golo Kante saat memenangkan gelar juara Premier League bersama Leicester City dan Chelsea

N’golo Kante saat memenangkan gelar juara Premier League bersama Leicester City dan Chelsea

Bersama Chelsea, ia juga menjadi salah satu pemain penting Antonio Conte dan membuat tim barunya meraih gelar juara Premier League lagi. Sayang di musim keduanya ia gagal melakukannya dimana terjadi polemik dalam manajemen Chelsea, yang akhirnya memaksa Conte hengkang dari klub di musim panas kemarin.

Performa Ngolo Kante

Sulit untuk melewatkan keberadaan Kante di lapangan, bahkan ada bahan lelucon dimana ‘bumi terdiri 70% air dan sisanya adalah Kante’. Pasalnya di lapangan ia selalu aktif dalam penguasaan bola, bahkan mengejarnya walaupun diluar posisinya, entah dipertiga lapangannya maupun di pertiga lapangan lawan, termasuk di kedua sayapnya.

Meme Ngolo Kante menguasai posisi yang kosong dimana saja

Meme Ngolo Kante yang selalu menguasai posisi kosong di lapangan

Jermaine Jenas yang saat ini menjadi pundit di BT Sports juga telah memperhatikan Kante dengan cermat terutama dalam dua pertandingan pertama musim Liga Primer dan mantan pemain internasional Inggris juga mengatakan bahwa pemain berusia 27 tahun itu telah membuktikan dirinya pada dunia.

Ia pun mengatakan, “Coba Anda mengamati tentang Kante saat ia datang ke Inggris. Ia bermain di Leicester dengan formasi 4-4-2 dan ia beradaptasi dengan formasi itu. Kami semua kaget karena tim ini tidak hanya bermain 4-4-2 tetapi juga sukses melakukannya. Hal ini dikarenakan, semua orang berpikir formasi 4-4-2 adalah formasi mati dan dia brilian dalam membuatnya bekerja.

“Kemudian dia pergi ke Chelsea, dia mulai di lini tengah dua dan dengan lima di belakang, [dan berhasil melakukannya.”.

“Jadi, dia beradaptasi dengan situasi apa pun yang dia hadapi. “.

Ngolo Kante Cerdas?

Jenas juga menjelaskan betapa pandainya di lapangan dengan mengatakan, “Dia lebih pintar sebagai pemain sepak bola, lebih daripada orang-orang memberinya pujian. “.

Kecerdasan Ngolo Kante mampu mencuri bola dari Daley Blind lewat celah yang sempit

Kecerdasan Ngolo Kante mampu mencuri bola dari Daley Blind lewat celah yang sempit

“Karena dia bergerak dinamis di lapangan dan memenangkan bola kembali, orang-orang berkata, ‘Saya tidak suka bermain melawan Kante’ dan bahwa dia adalah ini, dia adalah itu dan yang lainnya. Tapi saya pikir mereka meremehkan betapa pintar dia, [dia lebih dari itu].

“Dia jarang memainkan operan satu-dua dan dia bisa menggiring bola menuju Anda. Jangan salah, meskipun, saya pikir di sepertiga akhir itu, ketenangannya sama sekali tidak seperti Cesc Fabregas, Pedro atau Ruben Loftus-Cheek, tetapi dia menawarkan Anda begitu banyak hingga saat itu. Itu sebabnya saya mengatakan dia tidak akan mendapatkan 10 gol dalam satu musim.”.

Ia menambahkan “Namun dia bisa memberikan beberapa gol dan dengan jumlah berlari yang dia lakukan, dia bisa pergi ke box-to-box seperti yang dia lakukan di 4-4-2. Saya melihatnya beradaptasi dengan itu dan membuatnya bekerja. “.

“Saya telah melihatnya bermain dua minggu dan saya tidak pernah berpikir, ‘Oh Tuhan, kamu sedang berjuang [memperebutkan tempat]!’ Dia tampak sama baiknya, jika tidak lebih sempurna daripada Ross Barkley, dan bahakan Barkley telah bermain di posisi itu selama bertahun-tahun! “.

Apapun itu, ia bukanlah pemain yang tidak mendapatkan keuntungan dari strategi Sarri sebagai pelatih baru di Chelsea, bahkan siapapun pelatihnya juga takkan melewatkan kehadirannya di lapangan kecuali cedera. Cukuplah pantas apa yang diungkap Jermaine Jenas, dimana N’golo Kante telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain yang serba bisa dan secara taktis paling cerdas di dunia. Apalagi jika ia bisa melanjutkannya untuk mencetak gol.