Pastore Berharap Seterusnya di PSG

Thiago Silva mengatakan Javier Pastore telah bilang ingin pergi dari Paris Saint-Germain. Pastore bantah tanggapan tersebut, dan tegaskan dirinya selalu berharap bisa seterusnya di klub.

Pastore raih hukuman dari pelatih PSG Unai Emery bersama Edinson Cavani, sampai dirinya ditepikan dalam hasil oke saat melawan Amiens pada hari Kamis (11/1/2018). Keduanya terlambat bergabung dengan tim setelah libur musim dingin.

Disusul dengan kejadian itu, Silva yang menjadi kapten tim mengatakan kalau terlambatnya Pastore tidak terlepas dari keadaan masa depannya. Pemain bek yang berasal dari Brasil tersebut katakan kalau temannya itu telah bilang ingin keluar dari klub.

Mendengar pernyataan dari Silva tersebut, Pastore dengan cepat memberikan konfirmasi. Ia tegaskan tak kalau dirinya tidak pernah ada niat untuk membangkang ke klub dan terlambat untuk bergabung.

Beritanya pemain gelandang yang berasal dari Argentina tersebut terlambat pulang ke Paris sebab istrinya yang sedang hamil sempat dilarang terbang beberapa hari.

“Saya tidak pernah bicara dengan Thiago Silva tentang persoalan atau kelangsungan karier saya. Saya tidak pernah tempatkan tekanan pada siapapun. Hal tersebut bukanlah gaya saya,” ucap Pastore lewat akun Instagram miliknya.

“Ia tidak tahu berita burung seperti apa yang saya hadapi dan apa yang bikin saya terlambat hadir. Saya ulangi sekali lagi, mimpi saya ialah untuk menjadi perekrutan asli terakhir yang tetap bertahan di klub.”

“Saya telah terus tunjukkan loyalitas. Tak benar kalau saya ingin keluar. Saya ingin tuntaskan masa depan saya di PSG,” kata dia.