Pelatih Leicester City Kembali Dipecat, Jamie Carragher Kritik Pemilik Klub

Jamie Carragher langsung memberikan kritikan terkait diberhentikannya Craig Shakespeare. Dia juga mengecam tindakan pemimpin Leicester City. Carragher percaya jika pemecatan Shakespeare begitu cepat, selain itu, dia juga mengungkapkan jika hal tersebut menampilkan sisi jahat pemilik klub di laga Liga Inggris tersebut.

Craig Shakespeare menjadi pelatih Leicester City sejak Juni lalu. Dia terpilih setelah memperbaiki kinerja klasemen klub di Liga Inggris dan menempatkan tim ke babak perempat final Liga Champions, menyusul pemberhentian pelatih sebelumnya, Claudio Ranieri di bulan Februari.

Tetapi, setelah hanya mendapatkan satu kemenangan dalam delapan laga di Premier League musim ini, Leicester menempati peringkat ketiga dari bawah di klasemen Liga Inggris, Shakespeare kembali menjadi korban pemecatan.

Beberapa media melaporkan jika hasil laga seri antara Leicester dan West Brom menjadi dasar keputusan tersebut karena sang pemilik klub takut jika timnya kembali masuk degradasi dari papan atas.

“ Ini menampilkan sisi buruk dan kejamnya petinggi di Leicester City. Saya menilai ini dari sisi mereka menjalankan klub mereka tersebut. Memiliki sisi kejam pada pelatih mereka, Nigel Pearson dan Claudio Ranieri dan saat ini, Craig Shakespeare. Saya rasa ini cukup keras, apalagi mereka sudah melakukan yang terbaik di musim lalu. Mereka punya catatan yang baik dalam laga di Liga Champions.” Tuturnya.

Lebih lanjut, Jamie Carragher mengatakan jika pada musim ini awalnya memang sulit namun tim mereka dalam beberapa laga yang cukup ideal. “ Hal ini bisa jadi berhubungan dengan uang. Di Liga Inggris memang tak semudah seperti yang dilihat, uang menjadi alasan lain. Entah baik pemain muda, pelatih hingga pemilik ke pelatihnya. Begitu banyak yang dipertaruhkan.”

“ Walau begitu, saya berharap mereka dapat kembali bangkit. Dari sisi atas kertas, West Brom menjadi lawan yang sulit. Namun, Liga Inggris menjadi liga yang sangat sulit, tidak masalah siapa lawanmu.” Tutupnya.