Pemain Sayap Bayern Resmi Tinggalkan Alianz Arena Untuk Menuju Juventus

Setelah menjalani musim yang sukses bersama Juventus, pemain sayap asal Brasil dari Bayern Munich yaitu Douglas Costa, dipermanenkan statusnya kemarin dengan masa bakti hingga lima tahun kedepan. Hal ini diungkapkan oleh situs resmi klub tersebut karena mereka puas dengan andilnya selama ini.

Douglas Costa saat resmi membela Juventus pertama kali

Douglas Costa saat resmi membela Juventus pertama kali

Memang Costa mengasah dirinya di klub akademi Brasil yaitu Novo Hamburgo dan Grêmio di Brasil, namun pada tahun 2008, ia dipromosikan oleh Grêmio untuk bertarung ditim utama. Sayangnya ia Walaupun menyumbangkan sebuah gol di musim penuhnya, performanya membuat beberapa klub tertarik kepadanya salah satunya Shakhtar Donetsk dari Ukraina.

Diboyong Donetsk dengan tebusan  6 juta euro pada awal Januari 2010 lalu, ia pun mampu menjadi pemain kunci di tim barunya dan mulai mencetak angka minimal lima di setiap tahunnya. Performanya yang stabil itu membuat beberapa klub papan atas ingin merekrutnya, dimana pada akhirnya Bayern Munich mengamankan tanda tangannya.

Dengan tebusan sebesar 30 juta euro selama tahun ia pun terus meningkatkan performanya dibawah asuhan Pep Guardiola. Namun sayangnya saat berada di musim keduanya saat Bayern Munich diasuh oleh Carlo Ancelotti, Ia mulai kehilangan tempatnya dimana pelatih asal Italia tersebut lebih memilih Franck Ribery sebagai sayap kirinya. Walaupun tak diabaikan sama sekali, ia merasa tak betah tinggal di Munich dan merencanakan kepindahannya dan sempat mengatakan masa depannya bisa di Premier League, La Liga, Ligue 1 bahkan Chinese Super League.

Douglas Costa siap tinggalkan Bayern Munich

Douglas Costa siap tinggalkan Bayern Munich

Namun pada pertengahan Juli 2017, terkuak bahwa Juventus menandatangani pemain asal Brasil itu selama semusim dengan nominasl 6 juta euro, dengan opsi permanen yang harus ditebus dengan nilai 40 juta euro.

Setelah semusim ia bergabung dengan penampilan yang memukau di Juventus, para pembesar klub Bianconeri itu tertarik untuk mengambil opsi permanen.  Dan pada tanggal 7 Juni kemarin, Juventus resmi mempermanenkannya dan memiliki masa bakti hingga 2022 mendatang.

Alasan Juventus mempermanenkan Douglas Costa cukup mudah. Selama keberadaannya di Italia, pemain berusia 27 tahun itu menunjukkan talenta yang menakjubkan, dimana ia memiliki kontrol yang luar biasa dan kecepatan yang bagus sehingga membuat pertahanan lawan terganggu, dan menciptakan ruang kosong untuk rekannya.

Musim lalu, Ia telah menggiring paling banyak di Serie A serta melepaskan hampir seratus umpan silang ke dalam kotak penalti. Ia pun berhasil memberikan assist kedua terbanyak di divisi teratas Italia dengan 14 kali, bahkan tercatat telah menciptakan 60 peluang gol.

Douglas Costa saat mencetak gol di Juventus

Douglas Costa saat mencetak gol di Juventus

Pemilik nomor punggung 11 itu juga juga memiliki kemampuan mencetak gol yang tidak kalah baiknya, dimana ia telah menyumbangkan empat gol di Serie A dan dua di Coppa Italia yang akhirnya ia berhasil meraih piala di kedua pertandingan tersebut.

Costa juga meraih penghargaan pemain terbaik (MVP) di bulan Januari dan April lalu. Namun kini ia fokus untuk memulihkan diri agar bisa diturunkan bersama timnas Brasil karena cedera paha yang dialaminya. Bukan dirinya saja yang sedang berjuang dalam tahap pemulihan karena selain Costa, Renato Augusto juga harus menepi karena cedera lututnya. Namun para pendukung mereka berharap hal itu membuat peluang Brasil di Piala Dunia 2018 tak menurun karena banyak pemainnya yang cedera.

Namun dengan kesepakatan Juventus untuk menandatangani Douglas Costa selama lima tahun dari dari Bayern Munich, pemain timnas Brasil itu seharusnya tak memikirkan hal lain dan konsentrasi terhadap pemulihannya, sehingga ia bisa membantu timnya meraih gelar juara Piala Dunia 2018 ini.