Penjagaan Ketat Pada Messi Justru Untungkan Barca

Lionel MessiPada mulanya Barcelona kesulitan mengembangkan permainan karena Lionel Messi mendapat penjagaan yang sangat ketat dari pemain bertahan Girona, Pablo Maffeo. Namun pada akhirnya, hal itu justru menjadi keuntungan untuk Los Cules.

Barcelona sempat kesulitan kala bertandang ke markas Girona, Minggu (24 September 2017) dinihari WIB. Pertahanan gigih yang dilakukan oleh tim tuan rumah ditambah dengan penjagaan khusus terhadap Messi sempat merepotkan Barca.

Namun perlahan-lahan tim asuhan Ernesto Valverde ini berhasil mengeluarkan diri dari kesulitan. Gol bunuh diri yang dibuat oleh Aday Benitez di menit ke-17 menjadi titik balik karena memancing Girona untuk lebih terbuka lagi.

Sementara dari pinggir lapangan, Valverde melihat penjagaan ketat Maffeo kepada Messi bisa dimanfaatkan oleh timnya. Hal ini membuat ruang yang dimiliki oleh pemain-pemain Barca lainnya bisa jadi lebih luas sebab ada satu pemain lawan terus mengikuti Messi ke manapun.

Lionel Messi sendiri tidak mampu banyak menebar ancaman untuk Los Albirrojos, dengan hanya melepaskan dua tembakan dengan satu di antaranya mengarah ke gawang. Hal ini disebut Ernesto Valverde sebagai pengorbanan besar bintang Argentina tersebut.

“Itu adalah pertandingan yang sangat sulit karena ada ketegangan. Kami bisa mendapatkan peluang-peluang di awal, namun sangat kesulitan untuk menguasai pertandingan,” ujar Ernesto Valverde seperti yang dilansir dari situs resmi Barcelona.

“Kami harus memanfaatkan situasi seperti penjagaan ketat yang diperoleh Lionel Messi dari Pablo Maffeo. Leo bekerja sangat keras untuk tim. Yang saya paling suka adalah semangat tim ketika menyerang dan bertahan. Hasil-hasilnya juga terlihat dan itu membangun kepercayaan diri kami,” lanjut Ernesto Valverde

Dengan kemenangan atas Girona, Barcelona masih sempurna dalam enam pertandingan pertamanya di awal musim ini. Lionel Messi dan kawan-kawan masih ada di puncak klasemen sementara La Liga, mengoleksi 18 poin dan unggul empat angka dari Atletico Madrid di peringkat dua.