Saatnya Tim Inggris Berjaya Di Liga Champions

manchester cityMengirimkan lima wakilnya, Liga Inggris dalam situasi terbaik untuk berjaya lagi di Eropa. Peluang kian besar menilik sejumlah tim raksasa lain yang menemui kesulitan di UCl musim ini.

Semua wakil dari Inggris saat ini merajai klasemen sementara di fase grup, tiga tim pun sudah mengunci satu tempat di fase gugur yakni Manchester City, Tottenham Hotspur, dan Chelsea.

Manchester United selangkah lagi menyusul. Tim besutan Jose Mourinho bakal tetap melenggang kendati maksimal kalah selisih dua gol dalam partai pamungkas menghadapi CSKA Moscow, 5 Desember mendatang.

Liverpool pun dalam situasi menguntungkan kendati lini belakanganya yang sangat rapuh. The Reds cuma meraih satu poin saja ketika menghadapi Spartak Moscow guna mengamankan posisi di 16 besar.

Masa keemasan tim Inggris sudah terjadi hampir sau dekade silam. Terhitung pada 2006/2007 hingga 2008/2009, mereka berhasil mengirimkan tiga timnya ke babak semifinal. Puncaknya di musim 2007/2008 yang menghasilkan all-English final dimana Setan Merah keluar sebagai kampiun.

Sesudahnya Inggris tak lagi diwakili banyak tim fase-fase akhir kompetisi. Maksimal cuma satu tim yang sampai kesana dimana Chelsea berhasil menjadi kampiun edisi 2011/2012.

Nasib sial lantas menaungi tim-tim Inggris. Pada 2012/2013 hingga 2016/2017, cuma dua wakil saja yang bisa sampai ke babak semifinal, mereka ialah Chelsea (2013/2014) dan Manchester City (2015/2016).

Kans wakil asal Negri Elizabeth berjaya musim ini terbuka lebar bila dilihat dari sepak terjang para rival. Satu tim bahkan memanfaatkan hal tersebut untuk merajai grup, tim itu ialah Tottenham Hotspur.

Sementara Barcelona kian terlihat sangat bergantung pada Lionel Messi. Bayern Munich telah berganti pelatih dari Carlo Ancelotti ke Jupp Heynckes. Sedangkan lini pertahanan Juventus tak nampak sekuat biasanya.

Bisa dikatakan cuma Paris Saint-Germain yang impresif. Barisan serang mereka sangat menyeramkan setelah kedatangan Neymar dan Kylian Mbappe.

Sudah tentu kinerja tim-tim tersebut tak berarti apapun lantaran pertarungan sebenarnya baru bergulir pada Februari tahun depan saat fase gugur dimulai.