Seedorf Berharap Melatih Kembali

Sedari dikeluarkan dari klub Liga China Shenzhen FC, Clarence Seedorf tak ada kerjaan hingga sekarang ini. Ia ingin dapat temukan tim yang pas dan kembali menjadi pelatih.

Seedorf pernah pimpin Shenzhen beberapa bulan. Dipilih pada tanggal 7 Juli 2016, ia pimpin tim sampai bulan Desember di mana ia dikeluarkan dari klub dan Sven-Goran Eriksson gantikan posisinya. Seedorf dikeluarkan sebab tidak berhasil antarkan tim promosi dari tingkat 2 Liga China.

Sang pemain legendaris Belanda itu sebelumnya pun tengah alami pemecatan, ketika awali karier kepelatihannya bersama AC Milan. Seedorf dipilih untuk pimpin Milan pada bulan Januari 2014 silam, Namun hanya bisa bertahan sampai dengan bulan Juni tahun itu sebelum akhirnya Filippo Inzaghi gantikan dirinya.

Bersama Milan, Seedorf miliki catatan 11 kali menang dan 9 kali kalah lewat 22 laga. Persentase kemenangannya ialah 50 persen. Ia menganggap kalau hasil kerjanya pada waktu tersebut tidak terlalu buruk dan ingin dapat secepatnya kembali menjadi pelatih dalam waktu dekat ini.

“Saya telah jadi pelatih di Italia dan kami pada waktu tersebut bermain dengan oke. Sayangnya era tersebut tidak berlangsung lama. Kita bakal saksikan apakah ada sebuah peluang yang hadir, saya cari proyek yang menarik,” ucap dia.

“Dunia sepakbola terus berjalan dengan makin cepat, saya ingin dapat menuju bangku pelatih lagi,” kata dia.

Seedorf pun berbicara tentang perselisihan di Serie A sampai saat ini. Ia masih menunggu siapa yang bakal berikan pertanda kuat untuk berselisih mengincar Scudetto.

“Awal Serie A sampai sekarang ini telah positif, para tim besar semuanya ada dalam perselisihan. Dalam beberapa waktu lagi kita bakal paham dengan keseimbangan kekuatan yang sesungguhnya, kita bakal saksikan siapa yang dapat langsungkan musim oke dan siapa yang bakal kerepotan,” sambung dia.