Southampton Gerak Cepat Tuntut Fans Yang Terbukti Tertawakan Tragedi Sala

Klub Premier League Inggris, Southampton sudah melakukan tindakan yang seharusnya mereka lakukan dalam menyikapi tindakan tidak terpuji yang telah dilakukan oleh fans sebelumnya diketahui mentertawakan momen mengheningkan cipta atas meninggalnya Emiliano Sala.

Sikap tegas Southampton tersebut pun mengakhiri perjalanan fans ke jeruji penjara. Dalam lanjutan Premier League Inggris 2018-2019, Southampton bentrok dengan Cardiff City di St Mary’s Stadium. Pertandingan itu pun dimenangkan oleh Cardiff dengan skor 2-1.

Dua gol tim tamu dilesakkan oleh Sol Bamba dan Kenneth Zohore, sementara gol Soton dicetak oleh Jack Stephens. Serunya pertandingan tidak diakhiri dengan klimaks, dimana harus ada skandal sikap tindak terpuji yang diperlihatkan oleh fans.

Diketahui jika mereka terbukti mengejek tragedi meninggalnya Sala sekaligus berusaha mengejek fans Cardiff yang hadir di St Mary’s kala itu. Tuduhan itu berdasarkan bukti rekaman yang dipublish oleh fans Cardiff. Ia merekam aksi seorang suporter Soton yang tertawa, sembari merentangkan kedua tangannya, seolah-olah meniru gerakan pesawat.

Makin miris hati pecinta sepak bola adalah sebelum pertandingan itu di buka dengan seremoni mengheningkan cipta untuk alharhum Sala. Mengetahui tindakan itu, Southampton langsung bergerak cepat. Mereka langsung menegaskan niat bahwa mereka akan melakukan pencekalan pada siapa pun yang ditemukan terlibat dalam insiden mengejek tragedi meninggalnya Sala.

“Klub Sepakbola Southampton dapat mengkonfirmasi bahwa dua penggemar ditahan dan rincian mereka diambil oleh polisi selama pertandingan kami melawan Cardiff City pada Sabtu. Klub terus berjaga bersama dengan Hampshire Police untuk mengidentifikasi setiap individu yang dianggap telah melakukan gerakan tidak terpuji terhadap pendukung Cardiff.” buka pihak Southampton.

“Perilaku seperti itu tidak memiliki tempat dalam permainan kami dan tidak akan ditoleransi di St Mary’s. Klub akan mengambil sikap yang sangat tegas terhadap siapa pun yang terlibat dan bermaksud untuk melarang para pendukung yang berhasil diidentifikasi.”

Diketahui bahwa proses pencarian pesawat jatuh yang ditumpangi Sala telah ditemukan, dan sudah dilakukan proses otopsi, dimana hasil tersebut memberikan keterangan bahwa Sala telah meninggal dunia.