Spalletti Dapat Bikin Inter Optimal

Inter Milan di bursa transfer musim panas sampai saat ini tidak banyak datangkan pemain baru. Namun Nerazzurri dipercaya bakal terus bisa berbicara banyak pada musim selanjutnya.

Inter tidak banyak datangkan pemain baru sampai saat ini. Mereka baru datangkan Milan Skriniar dan Borja Valero dengan jumlah dana 25 juta euro, ditambah dengan datangkan Daniele Padelli tanpa keluarkan dana transfer.

Kecilnya aktivitas pada bursa transfer ini bikin Inter tidak banyak difavoritkan dapat ikut ambil bagian dalam perselisihan kompetitif melawan para rival besar seperti Juventus, AS Roma, Napoli, dan AC Milan. Juventus, Roma, dan Napoli yang telah konsisten perebutkan 3 tempat teratas di sejumlah musim terakhir, sedangkan Milan berbenah secara besar-besaran pada musim panas ini.

Biarpun begitu, pemain legendaris Inter Giuseppe Bergomi percaya kalau Nerazzurri akan bisa beri kejutan pada musim berikutnya. Dengan campuran skuat yang tidak banyak berubah, ia yakin kalau sosok Spalletti dapat antarkan Inter dapatkan hasil lebih oke lewat musim kemarin di mana hanya finis di urutan 7.

“Ia oke. Saya tidak pernah miliki rasa ragu kalau ia akan menjadi pelatih yang oke, sebab saya telah mengetahui seperti apa Luciano sedari lama. Saya mengetahui seperti apa ia bekerja dan mentalitas yang ia berikan pada timnya,” imbuh Bergomi.

“Saya tidak merasa ia lakukan apapun yang hebat atau beda dengan pendekatan normalnya. Semua orang mengetahui seberapa dirinya menuntut dan seberapa ketat dirinya dengan peraturan. Tidak ada yang didiamkan untuk melanggarnya, sebab mereka tahu apa akibat yang bakal terjadi.”

“Skuat pada musim kemarin pun juga kokoh, namun jelas sejumlah peraturan tak diikuti dengan saksama dan hal tersebut bikin perbedaan negatif dalam langkah jangka panjang. Dengan Pioli, mereka mengawali dengan baik dan selanjutnya…”

“Spalletti telah memperlihatkan dirinya dapat tingkatkan penampilan mereka yang bermain kurang baik sebelumnya. Icardi bakal alami kemajuan yang lebih jauh lagi bersama Spalletti,” kata pria yang sekarang ini menjadi analis di Sky Sports Italia ini.