Striker Muda Lille Akan Diboyong Lyon Di Musim Panas Mendatang

Martin Terrier, Strasbourg, Lille, Lyon

Martin Terrier Strasbourg

Menurut media Prancis L’Equipe, pemain second striker muda dari Lille yaitu Martin Terrier, bisa saja bergabung dengan klub papan atas di Prancis musim dingin ini. Pasalnya kedua kubu diketahui telah mencapai kesepakatan prinsip dan tinggal menyelesaikan detail saja.

Pemain yang baru berusia 20 tahun tersebut, mengasah diri di akademi  SC Bailleul saat berusia enam tahun namun setahun kemudian ia pindah menuju akademi Lille ditahun 2004. Ia pun akhirnya dipromosikan menuju tim cadangan pada tahun 2015 dan mulai dilibatkan dalam tim utama setahun kemudian. Sayangnya setelah mencetak dua gol dalam 15 pertandingannya dimusim lalu di lintas kompetisi, ia dipinjamkan menuju rivalnya Strasbourg untuk dapat mendapatkan menit bermain.

Penampilannya bersama klub barunya ternyata mampu membuatnya tampil apik seiring ia sering dimainkan dimana dalam 14 pertandingannya di Ligue 1, ia mencetak 3 gol. Hal ini membuat klub lainnya tertarik untuk meminangnya, salah satunya adalah Lyon.

Lyon yang saat ini meraih posisi kedua papan klasemen, telah diketahui bahwa para pemimpinnya menemukan kesepakatan secara prinsip dengan pembesar Lille untuk dapat memboyong pemain yang mendapat kontrak sampai dengan musim panas 2021. Namun untuk biaya penebusannya masih dalam tahap pembahasan, dan diperkirakan, Lyon harus membayar ganti rugi sekitar 15 juta euro.

Tapi Bruno Genesio harus menunggu beberapa bulan lagi sebelum mendapatkan pemain barunya. Hal ini dikarenakan Seperti yang disepakati sebelumnya, striker yang dilibatkan di timnas Prancis U20 dan U21 terebut tahun itu akan tetap berada di Strasbourg sampai akhir musim, dimana dia dipinjamkan sejak musim panas lalu.

Ini adalah kondisi yang ditetapkan oleh presiden Strasbourg, yaitu Marc Keller. Selain itu, sang pemain juga sedang bersemangat untuk tetap mengakhiri musim penuh pertama ini bersama Le Racing.

Meskipun demikian, ini adalah kemenangan nyata bagi Lyon dimana telah berhasil membuat pesaingnya menyingkir seperti Marseille dimana Presiden mereka yaitu Jacques-Henri Eyraud, pelatih Rudi Garcia, dan direktur olahraga Andoni Zubizarreta, semuanya sempat meyakini akan potensi Terrier, namun mereka lebih berhati-hati dalam menghabiskan jumlah yang mereka inginkan untuk memiliki pemain hanya bisa mereka mainkan lima bulan kemudian.

Terrier harus berjuang lebih untuk mendapatkan suatu tempat di Lyon namun harapannya cukup besar dimana beberapa pemain seperti Nabil Fekir dan Maxwel Cornet terlihat  sedang menuju jalan keluar dari Groupama Stadium.