Tag Archives: MU

Rashford Yang Sedang Haus Gol

Marcus Rashford

Penyerang Manchester United, Marcus Rashford kini sedang bagus-bagusnya. Penyerang berusia 19 tahun itu seperti ketagihan membobol gawang lawan.

United meraih kemenangan dengan skor 2 – 1 saat berhadapan dengan Anderlecht di putaran kedua babak perempat final Liga Europa. Hasil bagus laga di Old Trafford, Jumat (21 April 2017) dini hari WIB itu didapatkan MU dengan susah payah.

Unggul lebih dulu melalui gol dari Henrikh Mkhitaryan, kedua tim melanjutkan pertandingan sampai ke babak perpanjangan waktu usai tim tamu menyamakan kedudukan melalui gol dari Sofiane Hanni.

The Red Devils yang tidak mampu memaksimalkan banyak peluang yang mereka dapat, akhirnya bisa mencetak gol. Ini merupakan gol perdana Rashford di kompetisi Eropa sejak tahun 2016 silam, yang sekaligus memastikan langkah mereka ke babak semifinal kasta kedua kompetisi antarklub Eropa itu.

Dengan golnya ke gawang Anderlecht kali ini, Rashford menunjukkan bahwa dirinya sedang ada di puncak performa dengan catatan tiga gol dalam empat penampilan di seluruh ajang kompetitif.

Kontribusi yang diberikan oleh Rashford akan penting untuk The Red Devils, menyusul cedera yang dialami oleh Zlatan Ibrahimovic pada akhir pertandingan dinihari tadi.

Rashford sejauh ini sudah mencetak setidaknya 10 gol di seluruh ajang kompetitif bersama United, atau tinggal berjarak dua gol dari catatan golnya musim lalu. Pada musim ini, Rashford juga sudah menyumbangkan sebanyak lima assist.

“Yang bisa Anda lakukan adalah terus bekerja keras dan akhirnya kami berhasil mewujudkannya. Pada akhir babak kedua, kami semua terus menekan sebagai sebuah tim dan menahan mereka di lini belakang. Itu merupakan permainan yang dibutuhkan saat itu,” kata Rashford seperti yang dilansir dari BT Sport.

“Kami akan bekerja keras sampai akhir. Kami mendapatkan banyak kesempatan di mana kami bisa mencetak banyak gol, tapi pada akhirnya pertandingan seperti ini memang terjadi. Kami menciptakan gol pada akhirnya dan semua orang merasa bahagia,” imbuhnya.

Mourinho: MU Sukses Tanggapi Tekanan Tim Rival

Jose Mourinho

Manchester United merespon tekanan dari para rival dengan cara yang elegan, yakni dengan sebuah kemenangan dengan skor yang cukup telak. Secara keseluruhan, permainan MU di laga ini memuaskan sang manajer, Jose Mourinho.

MU meraih kemenangan tiga gol tanpa balas saat bertandang ke markas Sunderland, Minggu (9 April 2017) malam WIB. Pahlawan kemenangan United dalam pertandingan itu adalah Zlatan Ibrahimovic, Henrikh Mkhitaryan, dan Marcus Rashford.

MU sendiri sangat mendominasi permainan ini, dan juga terbantu dengan keunggulan jumlah pemain selama lebih dari separuh pertandingan. The Black Cats sudah bermain dengan 10 orang sejak Sebastian Larsson menerima kartu merah pada menit ke-43.

Tim asuhan Mourinho melakukan penguasaan bola sebesar 70,5%, melepaskan 18 percobaan dengan separuhnya mengarah tepat sasaran seperti yang dicatat whoscored. Sementara tim tuan rumah punya sembilan tembakan dan empat di antaranya mengarah sasaran.

Mourinho sendiri sangat puas dengan respons yang ditunjukkan oleh anak-anak asuhnya, mengingat seluruh tim rival meraih kemenangan sehari sebelumnya. Sehingga ada tuntutan untuk meraup tiga poin untuk menjaga peluang finis empat besar.

“Hasil pertandingan ini sangat bagus. Kami menahan hasil-hasil kemarin ketika Manchester City dan Liverpool menang. Mereka membuat kami berada di posisi antara dua pilihan, ‘Iya’ atau ‘Tidak’ dan kami menjawabnya dengan kata ‘Iya’,” ungkap Mourinho dikutip BBC.

“Kami memperoleh tiga poin dan itu adalah penampilan yang semputna. Ini adalah laga melawan tim yang nuansanya sedih, normal saja. Melawan tim yang sedih seperti ini, kalau Anda mencetak gol lebih dulu maka sulit bagi mereka untuk membalas.”

MU saat ini ada di peringkat lima klasemen sementara Premier League dengan perolehan 57 poin dari 30 laga, tertinggal enam angka dari Liverpool yang sudah bermain 32 kali dan empat poin di belakang Manchester City yang bermain 31 kali.

Lingard Teken Kontrak Baru Di MU

jesse-lingard

Pemain sayap Manchester United, Jesse Lingard sudah resmi menandatangani perpanjangan kontrak bersama United beberapa waktu lalu. Dengan kontrak barunya tersebut, Lingard akan berseragam United setidaknya sampai musim panas 2021.

Karier pemain 24 tahun itu sendiri tidak mulus-mulus amat sebelum ini. Dia sempat menjalani masa peminjaman ke beberaopa klub seperti Leicester City, Birmingham City, Brighton & Hove Albion, serta Derby County.

Namun, setahun belakangan ini, kariernya mulai mengalami peningkatan. Walaupun beberapa kali dimainkan sebagai pemain pengganti, Lingard tetap bersemangat memperkuat The Red Devils.

Atas kerja keras Lingard tersebut, manajer MU, Jose Mourinho pun memberikan apresiasi usaha Lingard di atas lapangan. Secara keseluruhan, pemain yang lahir di kota Warrington, Britania Raya ini sudah menorehkan 70 caps di semua kompetisi untuk The Red Devils dan mencetak 11 gol.

“Manchester United adalah tim yang luar biasa dan akan tetap ada dalam hati saya. Saya menjadi bagian dengan klub ketika masih berusia tujuh tahun dan saya sangat bangga bisa bermain di level tertinggi dengan seragam United,” kata Lingard di situs resmi MU.

“Mencetak gol di final Piala Liga itu adalah salah satu momen yang paling membanggakan bagi saya dan keluarga. Sebagai tim, kami telah memenangkan salah satu trofi di musim ini dan saya berharap masih bisa memberikan banyak gelar lagi musim ini,” sambung Lingard.

“Saya juga ingin berterima kasih untuk seluruh suporter United atas dukungan yang diberikan kepada saya dan tim,” ujarnya.

Nada positif juga keluar dari mulut Mourinho. Mantan pelatih Inter Milan, Real Madrid, dan Chelsea itu mengatakan, Lingard memiliki kecerdasan di atas rata-rata.

“Jesse memiliki tingkat kecerdasan yang baik jika dikombinasikan dengan energi dan kemampuannya. Dia adalah pemain yang sangat populer. Saya bahagia karena dia baru saja menandatangani kontrak baru,” tutur Mourinho.

Mourinho Mulai Pesimis Soal Peluang 4 Besar MU

Jose Mourinho

Hasil imbang 1 – 1 yang didapatkan oleh Manchester United saat mengahadapi Everton membuat peluang MU untuk finis empat besar semakin sulit. Sang manajer, Jose Mourinho pun mulai mengakui itu.

MU gagal meraih hasil terbaik ketika menjamu Everton di Old Trafford, Rabu (5 April 2017) dinihari WIB. The Red Devils mesti berjuang keras sampai penghujung laga untuk menciptakan gol setelah Everton membuka keunggulan lewat Phil Jagielka di menit 22.

Terlepas dari gol MU yang dianulir oleh wasit, The Red Devils baru bisa mencetak gol penyama di akhir injury time. Wasit menunjuk titik putih setelah hand ball yang dilakukan oleh Ashley Williams. Zlatan Ibrahimovic yang ditunjuk untuk menjadi eksekutor pun berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

United kini mengumpulkan 54 poin dengan 29 pertandingan, tertinggal empat poin dari Manchester City yang menghuni urutan empat. MU bahkan terancam kembali ke urutan enam andai Arsenal yang hanya tertinggal tiga poin bisa mengalahkan West Ham United, Kamis (6 April 2017) dinihari WIB.

Pada musim ini, hasil seri cukup menghukum MU. Hasil melawan Everton menjadi yang ke-12 untuk The Red Devils, terbanyak di antara tim-tim lain di liga. Lebih buruk karena sembilan diantaranya terjadi di kandang sendiri.

“Apa bisa kami finis empat besar? Saya pikir sudah cukup sulit sekarang. Secara matematika memang masih mungkin, tapi juga tergantung dengan lawan-lawan kami. Kami terlalu banyak meraih hasil seri,” jawab Mourinho.

“Karena banyaknya hasil imbang itulah sekarang kami ada di sini. Kami membangun serangan dengan baik tapi tidak mencetak gol yang cukup, kami tidak cukup menghabisi lawan dan di akhir musim ini saya pikir kami akan menerima konsekuensi karena hal itu.”

Pada sembilan pertandingan yang tersisa, MU masih harus berhadapan dengan tim-tim kuat seperti Chelsea, Manchester City, Arsenal, dan Totenham Hotspur. Benar-benar sebuah ujian berat bagi MU untuk bisa finis empat besar.

Kecilnya peluang di Premier League, MU bisa memakai jalur lain untuk berlaga di Liga Champions musim depan. MU masih bertahan di Liga Europa, dan pemenang kompetisi itu berhak lolos ke fase grup Liga Champions 2017/2018.

Incoming search terms:

  • peluang tim tim 4 besar epl
  • peluang 4 besar MU
  • peluang 4 besar manchester united

Mourinho: Buat Neymar Pergi Dari Barca Itu Mustahil

jose mourinho

Manchester United dalam beberap waktu terakhir dikabarkan berminat untuk merekrut salah satu penyerang andalan Barcelona, Neymar. Manajer United, Jose Mourinho justru menepis rumor tersebut, karena peluang untuk merealiasikan hal tersebut sangat kecil.

The Red Devils kabarnya sudah menyiapkan dana yang tidak kurang dari Rp 3 triliun demi mengeluarkan Neymar dari Camp Nou. Mourinho disebut-sebut ikut turun langsung dalam proses negosiasi dari sang pemain melalui para agennya.

Mourinho bahkan berusaha meyakinkan Neymar bahwa pindah ke United bisa menjadi sebuah langkah maju bagi kariernya. Pasalnya, jika terus berada di Barca, dia akan terus berstatus sebagai pemain nomor dua di bawah Lionel Messi.

Neymar sendiri tidak terlalu serius dalam menanggapi rumor ketertarikan MU itu. Penyerang tim nasional Brasil ini selalu menegaskan jika dia tidak punya keinginan untuk hengkang karena Barca merupakan klub idamannya sejak lama.

“Saya selalu mencoba obyektif dan berpikir realistis dengan klub-klub dan bertanya kepada klub-klub apa yang bisa mereka berikan kepada saya,” ungkap Mourinho seperti yang dilansir dari Soccer Way.

“Rumor Neymar itu sangat lucu. Klub sebesar FC Barcelona tidak bisa dan tidak akan mau kehilangan Neymar. Walaupun Leo Messi tergolong masih muda dan masih punya karier berberapa tahun lagi, dia bermain bagus di usia 30 tahun.”

“Status Neymar saat ini juga menjadi pemain nomor dua di Barcelona setelah Messi. Saya rasa usaha untuk merekrut dia itu seperti mencoba menembus sebuah brankas. Sangat mustahil,” lugas Mourinho.

Bukan Gaji Yang Buat Martial Betah Di MU, Tapi Karena Alasan Ini..

Anthony Martial

Penyerang Manchester United, Anthony Martial mengemukakan penyebab mengapa dirinya bisa merasa sangat betah merumput Old Trafford. Bukan soal besarnya gaji yang dia terima, atau jatah bermain reguler. Namun ternyata ada alasan lain, apa itu?

Dalam sebuah sesi wawancara, penyerang tim nasional Prancis ini mengatakan bahwa keberadaan dari para suporter Manchester United-lah yang telah membuatnya betah dan merasa sangat bahagia berada di klub asuhan Jose Mourinho tersebut.

Pemain yang menyumbangkan 17 gol pada musim debutnya di MU pada 2015/2016 lalu, mengaku bahwa para suporter MU benar-benar telah memberikan dukungan yang luar biasa kepada para penggawa The Red Devils. Hal itulah yang membuat dia termotivasi untuk memberikan penampilan yang terbaik di setiap pertandingan.

Martial mengungkapkan perbedaan antara suporter di MU dengan suporter di mantan timnya dulu, AS Monaco. Kata Martial, pemain-pemain bintang akan dicemoohi habis-habisan jika mereka tidak berhasil mencetak gol dalam beberapa pertandingan.

Sedangkan di Inggris, khususnya di MU, para pemain tetap mendapat dukungan sepenuhnya. Pemain di Inggris hanya hanya akan dicemooh dari pendukung dari tim-tim lawan.

“Menurut saya pribadi, apa yang benar-benar spesial di United dan Old Trafford adalah suporternya. Kehadiran mereka, dukungan mereka benar-benar luar biasa. Hal ini membuat saya merasa seperti sedang berada di rumah sendiri,” kata Martial

“Hal berkebalikan saya alami saat di Prancis, bahkan jika Anda salah satu pemain terbaik dalam tim, para suporter tidak akan segan untuk menyoraki dan mengejek Anda, jika Anda tidak mencetak gol dalam beberapa pertandingan.”

“Tapi di Inggris saya merasakan hal sebaliknya, suporter akan mencoba terus menghibur Anda sehingga Anda akan bangkit dan kembali mendapatkan kepercayaan diri untuk meningkatkan kemampuan lalu kemudian mencetak gol. Itulah kenapa saya sangat cinta dengan klub ini.”