Valencia dan Inter Bakal Barter Pemain

Valencia dan Inter Milan sedang membicarakan terkait untuk barter pemain (tukar pinjam). La Beneamata bakal meminjamkan Geoffrey Kondogbia kepada Valencia dan sebaliknya Valencia meminjamkan Joao Cancelo kepada Inter Milan.

Valencia tertarik untuk menghadirkan Kondogbia plus Jeison Murillo, selaku bek Inter Milan. Hal tersebut berusaha dimanfaatkan Inter Milan untuk menghadirkan Cancelo yang menjadi target bidikkan mereka.

Menurut salah satu media Italia, ke-2 klub sama-sama mengejar kesepakatan menjelang berakhirnya bursa transfer. Khusus untuk Murillo, Valencia bakal merekrutmya secara peten dengan nilai tebusan sebesar 12.000.000 euro.

Seperti yang sudah tahu, Kondogbia sempat putus asa terkait nasibnya bersama Inter Milan. Dia berfirasay bahwa sia tidak akan mendapatkan posisi inti dalam skuat Inter Milan, terutama sedari hadirnya Borja Valero dan Matias Vecino dari Fiorentina. Sejak saat itu, walau tidak mengatakan secara blak-blakan, pemain berusia 24 tahun tersebuyt meminta La Beneamata agar melegonya.

Terakhir, alih-alih berlatih dengan keras supaya diberi posisi reguler, Kondogbia justru tak hadir dalam sesi latihan jelang pertandingan persahabatan kontra Real Betis yang dilangsungkan pada hari Jumat, tanggal 11 Agustus 2017 Minggu lalu. Managet Inter Milan, Luciano Spalletti kesal atas prilaku pesepak bola berdarah Prancis tersebut dan meminta La Beneamata supaya menjualnya.

Akan tetapi, Kondogbia tidak takut. Disampaikan lewat media asal Italia, dia berniat kembali tang mengikuti sesi latihan untuk persiapan menjelang pertandingan pertama Serie A kontra Fiorentina, yang bakal dimulai hari Selasa, tanggal 15 Agustus 2017 dinihari bertempat di Pinetina.

Disamping itu terkait Cancelo, bek Valencia yang tengah diincar Inter Milan tersebut, juga menjadi targer icaran beberapa klub besar lain seperti Chelsea, Tottenham Hotspurs dan Juventus. Tapi, Inter Milan bakal berupaya untuk bisa memboyong bek Portugal berumur 23 tahun itu dalam memperbaiki baris pertahanan yang menurut Spalletti ‘sangat rendah’.